Erlangga Luncurkan Buku Next Gen Choice Guna Saingi Standar Global

  • 09 Jun 2026 18:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penerbit Erlangga meluncurkan buku Next Gen Choice untuk meningkatkan kompetensi global siswa sekolah dasar dan menengah.
  • Buku pelajaran ini memadukan materi Matematika serta Sains dengan menggunakan pengantar bahasa Inggris.
  • Pihak penerbit mengintegrasikan teknologi digital berupa pemindaian kode respons cepat guna mempermudah visualisasi materi pelajaran.

RRI.CO.ID, Jakarta - Penerbit Erlangga menerbitkan buku Next Gen Choice untuk memajukan kompetensi siswa di tingkat global. Buku pelajaran tersebut dirancang khusus guna mendukung penerapan Kurikulum Merdeka pada jenjang sekolah dasar.

Pembelajaran inovatif ini berfokus pada mata pelajaran Matematika serta Sains dengan pengantar bahasa Inggris. Rinciannya untuk jenjang SD adalah IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dan Matematika (Mathematics).

Sementara, untuk jenjang SMP adalah IPA (Science) dan Matematika (Mathematics). Peluncuran produk literasi pendidikan tersebut berlangsung di Hotel Royal Kuningan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026.

Direktur Produk Penerbit Erlangga Ch. Eny Wijayanti memperkenalkan materi ajar baru untuk dua jenjang pendidikan. Buku ini tersedia lengkap bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Buku ini kami terbitkan baru di tahun ini, 2026, kami terbitkan di jenjang SD dan SMP masing-masing mata pelajaran atau subject Mathematics dan Science. Nah, ini dari lengkap dari kelas 1 sampai 6 di SD, kemudian yang di SMP kelas 7 sampai kelas 9," ujar Ch. Eny Wijayanti selaku Direktur Produk Penerbit Erlangga.

Eny menjelaskan dua alasan utama yang melandasi penerbitan buku berkualitas tinggi untuk kemajuan pendidikan. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing pada tingkat internasional.

"Dua hal utama yang mendasari mengapa kami menerbitkan buku Next Gen Series ini, yang pertama adalah visi kami, visi Penerbit Erlangga, bahwa kami ingin bermitra dengan pihak-pihak yang ingin, yang berupaya untuk memajukan kompetensi sumber daya manusia agar bisa bersaing di dunia global, bersaing di negara luar sana, gitu. Untuk memajukan ilmu pengetahuan," ujar Eny.

Direktur Akademik Sekolah Bogor Raya Fransiska Susilawati memaparkan pentingnya buku Next Gen Choice (NGC) untuk sekolah. Pihak penerbit mengintegrasikan teknologi digital lewat fitur pindai kode respons cepat (QR Code) untuk mempermudah visualisasi.

"Harapan kami penulis buku NGC ini adalah sebenarnya pertama, membantu sekolah dan membantu guru untuk mengejawantahkan dan mengartikulasikan impian besar dari kurikulum, khususnya ya, yang kemudian kita kenal dengan Kurikulum Merdeka. Karena mungkin kita juga harus paham betul Indonesia ini heterogen sekali," kata Fransiska Susilawati selaku penulis Next Gen Choice (NGC) jenjang SD dan Direktur Akademik Sekolah Bogor Raya.

Fransiska menyatakan subjek Sains serta Matematika dipilih menjadi platform pembelajaran aman untuk murid. Guru dan siswa diharapkan tidak merasa takut salah karena mengikuti panduan tertulis dalam buku.

"In this case, in this context, Science and Mathematics are chosen to be the platform to give a safe place, not only for students but also for teachers (Dalam hal ini, dalam konteks ini, Sains dan Matematika dipilih sebagai platform untuk memberikan tempat yang aman, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru-red). Jadi mereka juga aman, enggak takut salah, karena mereka ngikutin apa yang sudah dituliskan di buku," ucap Fransiska.

Head Teacher BINUS School Serpong Fredy Sestywan menyebutkan bahwa buku tersebut dirancang sangat kontekstual. Pembelajaran kontekstual ini dibuat agar materi pelajaran terasa lebih lekat dengan kehidupan anak sehari-hari.

"Ya, kalau kita lihat dari fitur-fitur, buku NGC ini... bagi buku NGC ini kan memang dirancang oleh kami para penulis supaya pembelajaran itu lebih bersifat kontekstual. Jadi lekat dengan kehidupan anak sehari-hari, seperti itu," kata Fredy Sestywan yang menjabat sebagai Head Teacher BINUS School Serpong.

Tokoh publik Becky Tumewu mengapresiasi kejernihan instruksi serta relevansi konteks yang disajikan dalam buku. Tantangan komunikasi anak di luar negeri menjadi landasan penting bagi orang tua dalam menilai materi.

"Jadi, saya melihat buku ini dan dari POV orang tua, I'm very happy because the book is so clear (Saya sangat senang karena buku ini sangat jelas-red), ya. Benar yang dikatakan Pak Fredy tadi, ya, semuanya tuh ada di sini," ujar Becky Tumewu selaku Public Figure yang mewakili perspektif orang tua.

Penerbit berkomitmen melakukan pendampingan kepada tenaga pendidik agar penggunaan buku pelajaran dapat berjalan efektif. Langkah kolaboratif tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar aman bagi guru dan siswa Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....