Anak-anak di Bali Ucapkan Terima Kasih ke Presiden Prabowo atas Sekolah Rakyat

  • 08 Jun 2026 06:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Anak-anak di Bali mengapresiasi keberadaan Sekolah Rakyat
  • 2. Sekolah Rakyat diperuntukan untuk anak-anak yang tidak mampu secara ekonomi
  • 3. Anak-anak semangat belajar di Sekolah Rakyat

RRI.CO.ID, Tabanan - Anak-anak di Bali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas Sekolah Rakyat (SR). Melalui SR, anak-anak yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pendidikan karena kondisi ekonomi orang tua, kini dapat bersekolah.

Ucapan terima kasih disampaikan calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, kepada Presiden Prabowo. Animo anak-anak disampaikan disela-sela Kepala Negara meninjau SRMP 17 Tabanan.

Calon siswa Sekolah Rakyat, Kadek Aryani mengatakan sudah lama ingin bersekolah. Aryani menuturkan sejak lulus sekolah dasar (SD), tidak melanjutkan sekolah dan lebih memilih membantu orang tua.

“Saya kepingin sekali dari dulu sekolah, saya sudah tamat SD. Dua tahun sudah tidak sekolah,” kata Aryani, kepada Presiden Prabowo Subianto, Minggu, 7 Juni 2026.

Aryani mengatakan ada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial mendatangi rumahnya. Petugas melakukan survei kepada calon siswa agar sesuai dengan kriteria.

“Terus ada pengawasnya ke rumah, dimintain untuk sekolah. Saya kepingin sekali sekolah itu,” katanya.

Calon siswa lain, Ni Kadek Puspita Sari bersemangat untuk menyambut kegiatan belajar. Puspita Sari menyadari tidak akan pernah bersekolah dengan kondisi ayahnya bekerja serabutan.

Dengan penghasilan yang kecil dan tidak menentu, bagi Puspita Sari sangat mustahil untuk bersekolah. Oleh sebab itu, Puspita antusias ketika ada tawaran sekolah gratis.

“Semangat untuk bersekolah karena ingin meringankan beban orang tua. Saya juga tidak apa-apa jauh dari orang tua dan tinggal dari asrama,” kata Puspita.

Sekolah Rakyat memberikna perubahan pada kemampuan anak dibidang akademik. Rizky, salah satu siswa mengatakan belum mampu membaca saat masih duduk di sekolah dasar.

Namun dengan pendampingan guru, wali asuh, dan wali asrama di Sekolah Rakyat, Rizky kini telah mampu membaca dengan lancar. Para pendamping dengan telaten mengajari Rizky untuk membacara

“Saya pas SD (Sekolah Dasar) itu, saya enggak bisa membaca dan pas ada Sekolah Rakyat itu, saya diajarkan dengan guru, wali asuh, wali asrama. Habis itu saya diajarkan sampai lancar membaca, saya lancar membaca,” kata Rizky.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf sempat menguji kemampuan membaca Rizky. Rizky diminta untuk membaca dihadapan Presiden Prabowo dan Rizky berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....