Curhat Siswa Pernah Jadi Korban Perundungan, Begini Respon Presiden

  • 07 Jun 2026 22:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 2. Presiden Prabowo Subianto mengaku kerap diejek
  • 3. Presiden Prabowo Subianto yakin siswa Sekolah Rakyat akan sukses
  • 1. Siswa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena berkesempatan sekolah rakyat

RRI.CO.ID, Tabanan- Gede Bagus Abimanyu, seorang anak dari Bali yang menceritakan pengalaman pahit menjadi korban bullying atau perundungan dari teman sekelas saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Teman-teman mengolok-olok hanya karena Gede Bagus pendiam dan susah untuk berbaur dengan yang lainnya.

"Saya saat masih jenjang sekolah dasar, saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman. Karena saya dulu eh anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," kata Bagus dihadapan Presiden Prabowo, Minggu, 7 Juni 2026.

Bahkan Bagus tidak mau masuk sekolah karena putus asa terus menerus dibully oleh teman-temannya. Namun Bagus beruntung memiliki ibu yang kerap memberikan dukungan dan semangat sehingga tidak larut dalam kesedihan.

"Dulu saya pernah hampir sampai putus asa dan tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Tapi, ibu saya memberikan saya dukungan sampai saya memiliki kembali semangat saya untuk belajar," katanya.

Saat ini, Bagus adalah siswa kelas 7 Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan. Bagus harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan melawan rasa trauma usai menjadi korban bullying.

Bagus menyampaikan rasa gembira menjadi siswa SRMP 17. Karena selain mendapatkan kurikulum dengan fasilitas lengkap, juga dibentuk karakter anak agar lebih bertanggung jawab.

"Di sini sekarang, saya sudah belajar untuk disiplin. Bertanggung jawab, dan mandiri dengan teman-teman yang sudah eh ingin berteman dengan saya," katanya.

Bagus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena berkesempatan bersekolah dengan lingkungan yang nyaman. Menurutnya, anak korban bullying akan kembali pulih psikisnya jika didukung oleh lingkungan yang tepat seperti sekolah rakyat.

"Saya ingin menyampaikan bahwa se- hancur-hancurnya anak itu, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali. Kepada Bapak Presiden, saya sangat berterima kasih atas pembangunan Sekolah Rakyat ini," katanya

"Keluarga kami jadi saya merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, terima kasih sekali, Bapak Presiden," ujar Bagus.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meminta Bagus untuk tidak kecil dan tidak membalas bullying , tetap menjadi anak yang memiliki sopan santun. Presiden Prabowo berceritanya dirinya hingga saat ini kerap diejek.

"Kamu dulu diejek, tidak apa-apa, jangankan kamu, saya sering diejek, sampai sekarang, Presiden pun diejek. Yang penting hatimu teguh, hati kita baik, kalau kita diejek, jangan kecil hati," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo meyakinkan Bagus akan menjadi anak yang sukses di masa mendatang. Menjadi anak kebanggan orang tua dan mengangkat perekonomian keluarga.

"Kau nanti akan berhasil, banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin banyak sekali tapi anaknya tidak mau menyerah. Anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira di tengah kesulitan, cari yang baik pasti akan ada kebaikan yang datang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....