Tidak Potensi Tsunami, Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Barat Daya

  • 07 Jun 2026 11:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG menginformasikan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang kawasan, Maluku Barat Daya, hari ini, Minggu, 7 Juni 2026.
  • Tidak berpotensi tsunami. Koordinat gempa berada di 7,66 Lintang Selatan dan 128,47 Bujur Timur.
  • BMKG menjelaskan, getaran terasa hingga ke sejumlah titik di sekitar episentrum. Namun, hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG menginformasikan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang kawasan, Maluku Barat Daya, hari ini, Minggu, 7 Juni 2026. Gempa bumi yang nyaris berkekuatan magnitudo 6 itu, terjadi sekitar pukul 09.53 WIB

BMKG mengungkapkan, gempa bumi magnitudo 5,3 itu dipastikannya tidak berpotensi terjadi tsunami. Mengingat, gempa itu terjadi di timur laut Maluku Barat Daya.

“Tidak berpotensi tsunami. Koordinat gempa berada di 7,66 Lintang Selatan dan 128,47 Bujur Timur," kata BMKG dalam keterangan resminya, Minggu, 7 Juni 2026.

BMKG menjelaskan, getaran terasa hingga ke sejumlah titik di sekitar episentrum. Namun, hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.

"Tepatnya 93 kilometer di timur laut Kabupaten Maluku Barat Daya. Gempa ini berkedalaman 146 kilometer, termasuk dalam kategori gempa menengah yang umumnya mengurangi intensitas getaran di permukaan," ucap BMKG.

Diketahui, Wilayah Maluku Barat Daya memang berada di zona seismik aktif, di mana lempeng Indo-Australia bertumbukan dengan lempeng Pasifik. Gempa-gempa berkekuatan menengah seperti ini sering terjadi akibat aktivitas subduksi di kedalaman yang cukup dalam, sehingga energinya tidak sepenuhnya sampai ke permukaan.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak terverifikasi. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut melalui jaringan sensor yang tersebar di seluruh Nusantara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pemerintah daerah mengenai dampak fisik gempa. Pemantauan terus dilakukan secara real-time untuk memastikan keamanan warga dan kesiapsiagaan respons darurat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....