Aprindo Beri Semangat Pemerintah walau Rupiah Sedang Terpuruk

  • 05 Jun 2026 07:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tetap memberikan semangat kepada pemerintah walau rupiah kian terpuruk
  • Nilai tukar dolar Amerika Serikat sudah tembus Rp18 ribu.

RRI.CO.ID, Tangerang - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tetap memberikan semangat kepada pemerintah walau rupiah kian terpuruk. Sejatinya, saat ini nilai tukar dolar Amerika Serikat sudah tembus Rp18 ribu.

"Begini, siapapun pengusaha pada saat ini tahukan kondisinya kita siap-siap menghadapi suatu kondisi. Saya sebagai Ketua Umum Aprindo terus memberikan semangat jangan sampai kondisi begini kita enggak semangat, entar malah parah lagi," ujar Ketua Umum Aprindo, Solihin di Tangerang, Kamis, 4 Juni 2026.

Solihin menyatakan pihaknya berharap dengan dolar Amerika Serikat tembus Rp18 ribu, kondisinya akan lembali stabil. "Ya, enggak spora jantung gitu loh, naik, naik, naik gitu loh, semoga cepat stabil," kata dia.

Menurutnya, dengan melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, otomatis untuk penguaha ritel akan menaikan harga. "Loh, kalau belinya wis (sudah, Red) mahal, piye toh? Ya kan? Iya, betul. Ya kan?," ucapnya.

Solihin mengaku penurunan daya beli masyarakat sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu, sama halnya dengan di Bangladesh dan Filipina. "Kalau daya beli kan bukan baru sekarang, memang kemarin-kemarin juga begitu," ujarnya.

Solihin menuturkan untuk ritel seperti Alfamart akan selalu tetap optimis dan juga yakin. Bahkan, kedepan tetap berusaha untuk tidak melakukan penutupan gerai dan juga meningkatkan pelayanan secara daring.

Corporate Secretary PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), Tomin Widian mengaku optimismenya terbukti dengan membagikan dividen senilai Rp1,7 triliun dari laba bersih tahun buku 2025. Pembagian dividen dilakukan berdasar keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Tomin menyatakan jumlah dividen yang dibagikan itu lebih banyak 40 persen daripada dividen laba bersih tahun buku 2024. "Jumlah dividen yang dibagikan itu berkisar di Rp1,7 triliun atau per sahamnya di Rp41,5 per saham," kata Tomin.

Sementara, Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya, Anggara Hans Prawira menuturkan perseroan membukukan kinerja yang positif dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp126,74 triliun. Kemudian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp3,41 triliun.

"Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan perseroan dalam mempertahankan kinerja usaha ditengah tekanan eksternal, melanjutkan tren pertumbuhan pada tahun sebelumnya. Dimana perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp118,23 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,15 triliun," ujar Anggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....