Tinjau Dapur MBG di Palmerah, Presiden Prabowo Pakai APD
- 02 Jun 2026 22:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 2. Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2026
- 3. Peninjauan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh rantai pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan secara terintegrasi.
- 1. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah memiliki fasilitas yang lengkap
RRI.CO. ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. Kunjungan tersebut bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan sarana, sistem operasional, serta rantai pendukung dalam pelaksanaan program MBG sesuai dengan standar.
SPPG Palmerah memiliki sarana yang lengkap sebagai dapur MBG termasuk tanaman sayur disekitar SPPG. Berdasarkan pantauan melalui youtube Sekretariat Presiden, Kepala Negara mendatangi sejumlah area SPPG Palmerah.
Area tersebut yakni green house yang menjadi bagian dari sistem pendukung penyediaan bahan pangan bergizi. Presiden Prabowo memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas yang dirancang untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan bagi program pemenuhan gizi.
Selanjutnya, Presiden Prabowo fasilitas hidroponik dan bioflok, yang menjadi contoh penerapan pendekatan terintegrasi dalam mendukung kebutuhan pangan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Keberadaan hidroponik dan bioflok, dengan lahan ditanami aneka sayur mayur dan budidaya ikan untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG.
Presiden Prabowo meninjau dapur utama SPPG yang menjadi pusat produksi makanan bergizi. Presiden Prabowo mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.
Petugas dapur MBG mengenakan APD lengkap seperti sarung tangan, masker, penutup rambut dan apron. Presiden Prabowo melihat proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan baku, memasak, hingga pengemasan makanan untuk penerima MBG.
Peninjauan Presiden Prabowo merupakan upaya pemerintah untuk memastikan sarana, sistem operasional. Selanjutnya rantai pendukung dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional sesuai dengan standar.
Peninjauan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh rantai pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan secara terintegrasi. Mulai dari penyediaan bahan pangan hingga penyajian makanan bergizi.
Pemerintah berharap program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jumlah penerima manfaat MBG per pertengahan Mei 2026, mencapai 61,99 juta orang dan pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima pada akhir 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....