BPH Migas: Penyaluran BBM Lancar selama Arus Balik Libur Panjang Iduladha

  • 01 Jun 2026 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BPH Migas memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) selama arus balik libur panjang Iduladha 2026.
  • Pasokan BBM subsidi selama perjalanan mudah diperoleh di SPBU.
  • Didit imengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas subsidi yang telah disediakan pemerintah.

RRI.CO.ID,Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) selama arus balik libur panjang Iduladha 2026. Terutama di jalur-jalur utama yang mengalami peningkatan volume kendaraan.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, melakukan pemantauan langsung ke SPBU di Rest Area Km 19A Bekasi dan Rest Area Km 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu 31 Mei 2026. Hal ini untuk memastikan stok dan distribusi BBM berjalan optimal.

Menurut Wahyudi, pengawasan dilakukan karena tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta dan wilayah sekitarnya. Ini setelah mereka memanfaatkan libur panjang.

“Monitoring kami lakukan di ruas Tol Cikampek menuju Jakarta karena saat ini banyak masyarakat yang kembali dari luar kota setelah memanfaatkan libur panjang. Kami memastikan layanan BBM, baik stok maupun penyalurannya kepada masyarakat, berjalan aman dan lancar,” ujarnya dalam keterangannya, di Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa setiap momentum libur nasional umumnya diikuti peningkatan konsumsi BBM, terutama di jalur yang menjadi lintasan arus mudik dan balik. Oleh karena itu, BPH Migas bersama badan usaha penugasan terus melakukan pengawasan agar pasokan energi tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Masyarakat sangat membutuhkan BBM pada momentum libur nasional seperti saat ini. Karena itu, kami memastikan distribusi berjalan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Wahyudi juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan. Menurutnya, pola konsumsi yang wajar akan membantu menjaga kelancaran distribusi dan memastikan seluruh pengguna memperoleh layanan secara optimal.

“Kalau kebutuhannya 15 liter, 20 liter, atau 25 liter, jumlah itu yang dibeli. Tidak perlu mengisi BBM secara berlebihan,” katanya.

Berdasarkan hasil dialog dengan sejumlah pengguna kendaraan yang sedang melakukan perjalanan bersama keluarga, rata-rata konsumsi BBM tercatat berkisar antara 20 hingga 44 liter per hari. Jumlah tersebut dinilai masih dalam batas kebutuhan normal.

Wahyudi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketersediaan BBM subsidi dan BBM kompensasi. Agar distribusi tetap berjalan lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Sementara itu, pengemudi truk logistik pengangkut daging beku, Anun, mengaku terbantu dengan ketersediaan solar subsidi untuk mendukung distribusi barang ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Ia mengaku mengonsumsi sekitar 50 liter solar per hari.

Hal serupa disampaikan pengemudi travel rute Jakarta–Yogyakarta, Hendra. Ia menilai pasokan BBM subsidi selama perjalanan mudah diperoleh di SPBU.

“Butuh solar kurang lebih Rp400 ribu sampai ke Yogya dan beli BBM subsidi sesuai kebutuhan. Terima kasih BBM subsidi selalu tersedia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas, Harya Adityawarman, menegaskan bahwa BBM subsidi merupakan komoditas yang mendapat dukungan anggaran negara. Sehingga penggunaannya harus tepat sasaran.

Pria yang akrab disapa Didit itu mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas subsidi yang telah disediakan pemerintah. “Pada BBM solar ada subsidi. Ada uang negara di dalamnya, harus digunakan untuk konsumen pengguna yang berhak,” katanya.

Didit juga menekankan pentingnya menjaga QR code sebagai instrumen pengendalian distribusi BBM subsidi. Menurutnya, QR code harus digunakan secara bertanggung jawab dan tidak dipinjamkan atau diberikan kepada pihak lain.

Pemantauan ketersediaan BBM tersebut turut dihadiri Sales Area Manager Retail Karawang Pertamina Patra Niaga Ancala Egah. Serta Sales Branch Manager Karawang II Fuel Pertamina Patra Niaga Heidy Septiana Nugroho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....