BGN Instruksikan SPPG Beli Telur Langsung dari Peternak
- 01 Jun 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk membeli telur ayam ras langsung dari peternak.
- Kebijakan ini diambil karena terjadi ketimpangan harga antara tingkat peternak dan pasar.
- Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menegaskan, kebijakan tersebut harus dijalankan oleh seluruh SPPG.
RRI.CO.ID, Magetan - Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk membeli telur ayam ras langsung dari peternak. Khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Langkah tersebut penting guna membantu mendongkrak harga telur di tingkat peternak yang saat ini mengalami penurunan dan berada di bawah harga pokok produksi. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan kebijakan tersebut harus dijalankan oleh seluruh SPPG.
"Mulai hari ini, saya instruksikan seluruh SPPG, khususnya di Magetan, untuk membeli telur ayam langsung ke peternak. Kalau tidak, dapurnya daya suspend," ujar Nanik saat kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan, Strategi Pemberdayaan Peternak dan UMKM dalam Mendukung MBG di Magetan, Senin 1 Juni 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil karena terjadi ketimpangan harga antara tingkat peternak dan pasar. Saat harga telur di pasar mengalami kenaikan, harga yang diterima peternak justru masih rendah sehingga banyak peternak mengalami kerugian.
Berdasarkan data yang disampaikan BGN, harga telur ayam ras di tingkat peternak Magetan saat ini hanya sekitar Rp22.000 per kilogram. Padahal, harga minimal untuk mencapai titik impas atau balik modal berada di kisaran Rp24.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur di pasar telah mencapai Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
Karena itu, BGN meminta SPPG tidak lagi membeli telur untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemasok atau supplier.
Sebaliknya, pembelian harus dilakukan langsung kepada peternak agar keuntungan dapat dinikmati oleh pelaku usaha peternakan yang selama sebulan terakhir terdampak penurunan harga. Nanik juga memberikan tenggat waktu dua pekan kepada para kepala SPPG untuk membantu mendorong harga telur kembali ke tingkat yang lebih ekonomis.
Salah satunya adalah melalui pola pembelian langsung dari peternak. Selain memberikan arahan kepada SPPG, kunjungan kerja BGN di Magetan juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara kepala SPPG dan sejumlah pemasok dari kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rombongan juga meninjau harga sayuran di Pasar Plaosan serta mengunjungi peternakan ayam petelur di wilayah Plaosan. Dalam kegiatan tersebut, Nanik didampingi Bupati Magetan, Nanik Endang, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara program MBG dengan pemberdayaan peternak dan UMKM lokal. Sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat di Magetan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....