Presiden Prabowo Tekankan Pancasila Pegangan Bangsa di Tengah Gejolak Dunia

  • 01 Jun 2026 11:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menegaskan Pancasila menjadi pegangan kokoh bangsa Indonesia menghadapi gejolak dunia.
  • Prabowo menyebut Pancasila merupakan konsensus agung yang mempersatukan keberagaman Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila menjadi pegangan kokoh bangsa Indonesia di tengah berbagai gejolak global yang terus berkembang. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tetap relevan menghadapi pertikaian, rivalitas geopolitik, hingga ketidakpastian ekonomi dunia.

Presiden mengatakan Pancasila merupakan konsensus agung yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia. Kesepakatan tersebut memungkinkan masyarakat dari beragam suku, budaya, bahasa, dan wilayah tetap bersatu dalam satu negara.

"Pancasila adalah sebuah konsensus agung. Suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa," ujar Presiden Prabowo saat menyampaikan amanat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Presiden, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam. Tema tersebut mencerminkan peran strategis Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mendukung perdamaian dunia.

"Tema itu memiliki makna yang sangat mendalam, di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila," kata Presiden.

Kepala Negara menegaskan Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai warisan sejarah semata. Ia menyebut Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara.

"Saudara-saudara, Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara," ujar Presiden.

Presiden menilai nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan dalam membangun sistem ekonomi nasional. Karena itu, seluruh elemen bangsa diminta terus mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara. Termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita," ucapnya.

Tema upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia". Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....