Mensos Ajak Kepala Daerah Seluruh NTT Bangun Sekolah Rakyat

  • 31 Mei 2026 19:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensos ajak seluruh kepala daerah NTT bangun Sekolah Rakyat
  • Presiden targetkan setiap kabupaten/kota punya Sekolah Rakyat permanen
  • NTT baru memiliki satu Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Kupang
  • Penampilan siswa Sekolah Rakyat Kupang disebut bukti keberhasilan program
  • Pemerintah bangun 93 Sekolah Rakyat permanen secara nasional

RRI.CO.ID, Kupang - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak seluruh kepala daerah di Nusa Tenggara Timur segera mengusulkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Target Presiden Prabowo Subianto adalah setiap kabupaten dan kota memiliki satu Sekolah Rakyat permanen.

Ajakan itu disampaikan Gus Ipul dalam dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden untuk Membangun SDM Menuju Kemandirian Ekonomi di Aula El Tari Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, Kupang, Minggu (31/5/2026). Ia menyebut pemerintah provinsi juga dapat memiliki lebih dari satu Sekolah Rakyat sesuai kebutuhan daerah.

"Untuk para Bupati, Wali Kota, Wakil Bupati, Wakil Wali Kota, target presiden satu kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat, (untuk) Provinsi bisa dua, bisa tiga, tergantung kondisi objektifnya," kata Gus Ipul.

Dalam kegiatan itu, Gus Ipul disambut penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang. Mereka menampilkan baris variasi, pidato berbahasa Inggris dan Arab, drama, paduan suara, puisi, hingga tarian komodo.

Menurut Gus Ipul, penampilan para siswa menjadi bukti keberhasilan program Sekolah Rakyat. Ia menegaskan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada keluarga yang selama ini belum sepenuhnya merasakan hasil pembangunan.

"Sekali lagi ini adalah persembahan Bapak Presiden untuk keluarga-keluarga yang selama ini belum terbawa oleh proses pembangunan. Saya ikut bangga tampilan anak-anakku tadi itu luar biasa, saya terima kasih," ucapnya.

Gus Ipul mengatakan saat ini Nusa Tenggara Timur baru memiliki satu titik Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Kupang. Sekolah tersebut akan dipindahkan ke lokasi permanen yang kini sedang dibangun.

Secara nasional, pemerintah tengah membangun 93 Sekolah Rakyat permanen. Selain itu, tujuh titik lainnya masih dalam proses lelang.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh wilayah provinsi tersebut. Ia berharap seluruh 22 kabupaten dan kota di NTT segera memiliki Sekolah Rakyat.

"Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, menjadi rujukan penting untuk menentukan berbagai pergerakan dari dukungan sosial bagi masyarakat, terutama yang miskin dan perlu dibantu," kata Melkiades.

Selain Sekolah Rakyat, Melkiades menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Data tersebut menjadi dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....