Sultra Terima Alokasi 8.973 Rumah BSPS
- 31 Mei 2026 10:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sultra terima alokasi 8.973 unit BSPS tahun 2026
- Anggaran BSPS Sultra capai Rp179,46 miliar
- Alokasi naik tajam dari 1.129 unit pada 2025
- Penerima BSPS mendapat bantuan Rp20 juta per rumah
- Perbaikan rumah ditargetkan selesai Agustus 2026
RRI.CO.ID, Kendari - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan 8.973 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp179,46 miliar untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni.
Alokasi tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meluncurkan Program BSPS Se-Sulawesi 2026 di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat 29 Mei 2026
Menurut Maruarar, jumlah bantuan rumah di Sulawesi Tenggara meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, alokasi BSPS di provinsi tersebut tercatat sebanyak 1.129 unit rumah.
"Jumlah bantuan rumah di Sulawesi Tenggara tahun ini meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 1.129 unit. Kami berharap ke depan jumlah bantuan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program ini," kata Maruarar.
Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp20 juta untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni. Program perbaikan rumah dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juni dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
Maruarar mengatakan Kementerian PKP akan terus melakukan pemantauan pelaksanaan program bersama pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
| Baca juga: Mensos: Bansos Kuartal III Segera Cair |
Berdasarkan data Kementerian PKP, sebanyak 7.238 unit BSPS dialokasikan untuk wilayah pesisir, 902 unit untuk wilayah perdesaan, dan 833 unit untuk wilayah perkotaan. Alokasi tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang sehat dan aman.
Khusus di Kota Kendari, pemerintah mengalokasikan 548 unit BSPS yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Puuwatu menjadi wilayah dengan alokasi terbesar sebanyak 73 unit, disusul Kendari Barat 63 unit dan Kecamatan Kendari 60 unit.
Menteri PKP juga mengapresiasi dukungan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam penyediaan data penerima bantuan. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar program bantuan perumahan tepat sasaran.
"Kami berterima kasih kepada Kepala BPS dan seluruh jajaran karena data yang baik menjadi fondasi penting agar program bantuan perumahan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....