Simak Klarifikasi, Sederet Fakta Baling-Baling Wings Air Pakai Pengikat Kabel

  • 31 Mei 2026 11:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Warganet di TikTok dihebohkan atas video viral penampakan bagian mesin baling-baling pesawat terbang Wings Air menggunakan pengikat kabel (cable tie).
  • Video viral itu, pertama kali diunggah oleh seorang warga negara asing (WNA) dengan akun @js35.
  • Simak klarifikasi dan fakta terkait penggunaan pengikat kabel yang dipasang dibagian mesin pesawat terbang Wings Air.

RRI.CO.ID, Jakarta - Warganet di TikTok dihebohkan atas video viral penampakan bagian mesin baling-baling pesawat terbang Wings Air menggunakan pengikat kabel (cable tie). Video viral itu, pertama kali diunggah oleh seorang warga negara asing (WNA) dengan akun @js35.

Rekaman yang beredar luas di medsos tersebut, sampai saat ini masih menjadi buah bibir masyarakat. Kondisi itu, memicu kekhawatiran masyarakat mengenai aspek keamanan armada penerbangan di Indonesia.

Simak klarifikasi dan fakta terkait penggunaan pengikat kabel yang dipasang dibagian mesin pesawat terbang Wings Air. Terkait viral video tersebut, pihak Wings Air pun buka suara.

  1. Wings Air Klaim Tidak Ada Indikasi Kerusakan

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, komponen yang terlihat tersebut bukanlah indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat. "Pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung (deicer) yang mengalami sedikit perubahan posisi," kata Danang dalam keterangan persnya kepada wartawan, di Jakarta, dikutip Minggu, 31 Mei 2026.

Ia mengatakan, lapisan pelindung tersebut membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu. Serta, bukanlah struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat.

  1. Penggunaan Kabel Pengikat Dinilai Sesuai Prosedur 'Aircraft Maintenance Manual'

Danang mengungkapkan, prosedur pengamanan tersebut sudah diatur oleh pabrikan pesawat sesuai Aircraft Maintenance Manual. Yakni, hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi yang berwenang sesuai pedoman perawatan yang berlaku.

"Setelah pemasangan, teknisi wajib melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh komponen berfungsi normal. Serta, tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan," ucap Danang.

  1. Penggunaan Kabel Pengikat Disebut Bagian Prosedur Perawatan

Dalam dunia penerbangan, ia mengungkapkan, penggunaan kabel pengikat pada komponen tertentu disebut dapat menjadi bagian dari prosedur perawatan. Prosedur yang telah ditetapkan pabrikan dan dilakukan secara terukur, serta melalui proses pemeriksaan dan verifikasi yang ketat.

"Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama Wings Air. Setiap pesawat menjalani program perawatan secara terjadwal maupun tidak terjadwal sesuai standar yang ditetapkan pabrikan, regulator, dan industri penerbangan," ujar Danang.

  1. Wings Air Pastikan Dilakukan 'Preflight Check' sebelum Terbang

Kemudian, ia menggaransi, pemeriksaan juga dilakukan secara rutin sebelum keberangkatan (preflight check), saat transit, serta pada tahapan operasional lainnya. Semua itu, ntuk memastikan pesawat selalu berada dalam kondisi laik terbang dan aman dioperasikan.

"Pesawat tidak akan dioperasikan apabila tidak memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan, dan kelaikudaraan. Setiap keputusan untuk menerbangkan pesawat didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang menyeluruh oleh personel yang berwenang sesuai prosedur yang berlaku," kata Danang.

Kejadian ini mulai menarik perhatian publik setelah akun @js35 mengunggah cuplikan video pada Sabtu, 30 Mei 2026. WNA itu terlihat mengekspresikan rasa terkejutnya saat melihat pengikat kabel tersebut terpasang di area mesin pesawat yang ia tumpangi.

Hingga Sabtu malam, unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 8,7 juta kali dan mendapatkan respons masif dari warganet. Ribuan komentar membanjiri unggahan tersebut karena merasa khawatir dengan standar keamanan penerbangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....