Kemkomdigi Pastikan Data Biometrik SIM Tetap Aman

  • 29 Mei 2026 17:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), memastikan keamanan data biometrik saat registrasi kartu SIM seluler baru
  • Direktur Jenderal Ekosistem Digital (Dirjen Ekodigi), Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan bahwa operator seluler tidak akan menyimpan data biometrik masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan keamanan data biometrik registrasi kartu SIM baru. Pemerintah menegaskan data wajah pelanggan tidak disimpan operator seluler.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan mekanisme sistem biometrik. Operator hanya menyediakan layanan pencocokan data kependudukan pengguna.

Tiga operator seluler menerapkan teknologi pengenalan wajah untuk registrasi kartu SIM. Mereka adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Smart.

Edwin menegaskan penyimpanan data biometrik hanya dilakukan pihak Dukcapil pemerintah. Operator seluler tidak memiliki akses menyimpan data wajah pelanggan.

“Tidak ada operator menyimpan data biometrik pelanggan dalam sistem registrasi baru. Data kependudukan hanya tersimpan di Dukcapil pemerintah,” kata Edwin dalam keterangan pers terkait pemberlakuan registrasi biometrik secara penuh, di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Kemkomdigi menilai sistem biometrik memperkuat perlindungan data masyarakat Indonesia. Langkah itu diambil untuk mencegah penyalahgunaan identitas kependudukan ilegal.

Menurut Edwin, metode registrasi lama sering disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab. Banyak kartu SIM diaktifkan menggunakan NIK dan KK ilegal.

“Banyak kasus registrasi SIM memakai data kependudukan secara ilegal selama ini. Pemerintah harus memperkuat perlindungan data masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah mewajibkan registrasi biometrik kartu SIM mulai 1 Juli 2026. Kebijakan berlaku secara nasional untuk seluruh aktivasi kartu baru.

Kemkomdigi berharap sistem baru mempersempit potensi penyalahgunaan data kependudukan masyarakat. Penggunaan biometrik dinilai meningkatkan keamanan registrasi pelanggan seluler.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....