Rangkaian Waisak 2026 di Borobudur Hadirkan Meditasi hingga Malam Seribu Lampion

  • 29 Mei 2026 11:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rangkaian Waisak Borobudur 2026 diawali perjalanan suci para biksu dari Bali menuju Candi Borobudur sejauh 666 kilometer
  • Pelepasan lentera perdamaian menjadi momen utama Waisak dengan makna spiritual tentang penerangan batin manusia
  • Perayaan Waisak juga menghadirkan Sunrise Pradaksina, meditasi bersama, pasar rakyat, dan pertunjukan budaya di Borobudur

RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Waisak di Candi Borobudur kembali menjadi momen tahunan yang dinantikan masyarakat luas dan wisatawan mancanegara. Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan pelepasan lampion, tetapi juga berbagai pengalaman budaya serta spiritual mendalam.

Dilansir dari laman resmi InJourney Destinations, perayaan Waisak Borobudur menghadirkan pasar rakyat, pertunjukan budaya, hingga meditasi berjalan saat matahari terbit. Malam pelepasan lampion tetap menjadi daya tarik utama yang paling dinantikan pengunjung setiap tahunnya di kawasan candi.

Rangkaian Waisak diawali perjalanan suci para biksu melalui Indonesia ‘Walk For Peace’ menuju kawasan Candi Borobudur. Pada perayaan Waisak 2570 BE tahun 2026, perjalanan dimulai dari Bali dan tidak lagi dari Jakarta.

Perjalanan para biksu dimulai dari Brahmavihara-Arama, Buleleng, Bali dengan jarak mencapai 666 kilometer, 9 Mei 2026. Selama perjalanan berlangsung, masyarakat diperbolehkan menyambut rombongan melalui kirab budaya, doa bersama, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Perjalanan tersebut mencerminkan kesederhanaan hidup karena para biksu hanya membawa perlengkapan seperlunya sepanjang perjalanan menuju Borobudur. Ritual itu juga mengajarkan nilai kesabaran, ketahanan mental, kerukunan, serta perjalanan manusia mencari kebijaksanaan dan kedamaian batin.

Para Bhikkhu dijadwalkan tiba di kawasan Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 sebelum prosesi penyambutan resmi dilaksanakan. Prosesi penyambutan berlangsung pada 30 Mei 2026 pukul 08.00 pagi dengan rangkaian kegiatan seremonial keagamaan yang sakral.

Rangkaian upacara Trisuci Waisak dimulai melalui ‘San Bu Yi Bai’ pukul 03.30 sebelum kirab budaya menuju Borobudur dilaksanakan. Doa dan meditasi detik-detik Waisak 2026 berlangsung pukul 15.44 WIB sebelum pelepasan lentera perdamaian sesi pertama dimulai.

Malam pelepasan lentera perdamaian menjadi momen paling dinanti karena menghadirkan suasana tenang dengan ribuan cahaya beterbangan di langit. Dalam ajaran Buddha, cahaya lampion melambangkan penerangan batin manusia dari sifat kemarahan, kebodohan, dan keserakahan duniawi.

Selain pelepasan lampion, pengunjung dapat mengikuti ‘Sunrise Pradaksina’, meditasi bersama, hingga menikmati Pasar Medang kawasan Borobudur. Berbagai kuliner, pertunjukan budaya, dan produk UMKM turut memeriahkan rangkaian Waisak pada 29 hingga 30 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....