Makna Waisak bagi Umat Buddha dalam Menjalankan Kebajikan
- 29 Mei 2026 12:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE diperingati umat Buddha saat purnama pada 31 Mei 2026
- Waisak mengenang tiga peristiwa suci Buddha Gautama, termasuk kelahiran dan Penerangan Sempurna
- Perayaan Waisak menjadi momentum umat Buddha menjalankan Dhamma dan meneladani nilai kebajikan
RRI.CO.ID, Jakarta - Umat Buddha di berbagai daerah memperingati Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE pada Minggu, 31 Mei 2026. Perayaan tahunan tersebut dilaksanakan saat purnama bulan Waisak sebagai momentum mengenang tiga peristiwa suci kehidupan Buddha Gautama.
Dilansir dari laman Kementerian Agama, istilah Waisak berasal dari bahasa Sanskerta Vaisakha dan bahasa Pali Vesakha. Kedua istilah tersebut merujuk nama bulan dalam kalender Buddhis yang biasanya jatuh antara April hingga awal Juni.
Hari Raya Trisuci Waisak diperingati umat Buddha untuk mengenang tiga peristiwa penting dalam perjalanan Buddha Gautama. Peristiwa tersebut meliputi kelahiran Siddharta Gautama, pencapaian Penerangan Sempurna, serta wafatnya Buddha Gautama di Kusinara.
Menjelang perayaan Waisak, umat Buddha umumnya melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi membersihkan vihara, berziarah ke makam leluhur, serta membersihkan makam para pahlawan nasional.
Pada peringatan Waisak, umat Buddha juga melaksanakan puja tepat ketika bulan purnama mencapai puncak kemunculannya. Selain kegiatan ibadah, berbagai perlombaan serta pertunjukan kesenian turut diselenggarakan untuk memeriahkan suasana perayaan Waisak tahunan.
Peringatan pencapaian Penerangan Sempurna Buddha Gautama menjadi inspirasi umat Buddha untuk terus menjalankan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai tradisi keagamaan, melainkan momentum meneladani sifat luhur dan semangat Buddha.
Kisah kehidupan Buddha Gautama mengajarkan pentingnya perjuangan, keteguhan tekad, serta semangat pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Umat Buddha diharapkan mampu menghormati ajaran Buddha melalui pelaksanaan Dhamma dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....