DPRD Sulsel Gelar RDP Usut Polemik Seleksi Paskibraka Nasional
- 28 Mei 2026 11:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPRD Sulawesi Selatan akan menggelar RDP terkait polemik seleksi calon Paskibraka bersama Kesbangpol, panitia seleksi, dan kepolisian.
- Anggota Komisi C DPRD Sulsel Andre Prasetyo Tanta menegaskan penyelusuran dilakukan agar informasi berkembang tidak menjadi liar di masyarakat.
- Wali Kota Munafri Arifuddin meminta proses seleksi Paskibraka dilakukan profesional dan transparan setelah muncul dugaan pencoretan peserta.
RRI.CO.ID, Jakarta - DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk mengusut polemik seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). RDP tersebut menghadirkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, panitia seleksi Paskibraka hingga pihak kepolisian.
Anggota Komisi C DPRD Sulsel Andre Prasetyo Tanta mengatakan, pihaknya ingin menelusuri persoalan itu hingga tuntas. Hal ini dilakukan agar informasi yang berkembang tidak menjadi liar di masyarakat.
"Mengenai permasalahan itu, kami sedang lagi menelusuri permasalahan ini sampai dengan tuntas," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Kamis, 28 Mei 2026. Ia menyebut DPRD Sulsel telah sepakat mengagendakan RDP untuk mengetahui secara jelas proses seleksi calon Paskibraka.
"Kami meminta agar secepatnya melaksanakan rapat dengar pendapat bersama dengan Kapolda Provinsi Sulawesi Selatan. Dan juga seluruh panitia seleksi Paskibraka yang akan dikirimkan ke nasional untuk kita mengetahui permasalahan ini," ucapnya.
Sebagai informasi, agenda RDP tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa, 2 Juni 2026. Ia berharap, pelaksanaan RDP akan menghasilkan kejelasan terkait polemik seleksi calon Paskibraka tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin merespon adanya pencoretan siswi dari calon Paskibraka Istana. Ia berharap panitia benar-benar profesional dan transparan dalam setiap tahap seleksi.
Ia juga mendukung siswa yang bersangkutan karena sudah berlatih berbulan-bulan untuk seleksi Paskibraka nasional. "Wajib bagi kami untuk memberikan support, tapi harus juga melihat seperti apa sistem penilaian yang ada disana," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....