KemenPPPA Tekankan Pentingnya Peran Media Dalam Cegah Kekerasan Perempuan

  • 27 Mei 2026 13:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan media memiliki peran strategis dalam memutus rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak.
  • Menteri PPPA, Arifah Fauzi menilai media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran sosial dan mendorong korban berani melapor.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan media memiliki peran strategis dalam memutus rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menteri PPPA, Arifah Fauzi menilai media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran sosial dan mendorong korban berani melapor.

“Media harus menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Media juga perlu menjadi ruang aman yang mendorong korban berani bersuara,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.

Arifah mengatakan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan privat yang disembunyikan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa kekerasan tidak boleh terjadi kepada siapa pun dan di mana pun. Keberanian untuk melapor dan mencari pertolongan adalah langkah awal memutus rantai kekerasan,” ujar Arifah.

Karena itu, Arifah mendorong kolaborasi media melalui talkshow, kampanye sosial, edukasi publik, serta penyebarluasan layanan pengaduan kekerasan perempuan. Menurut Arifah, peran media penting meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas akses perlindungan perempuan dan anak.

“Kita perlu mendengarkan suara anak dan remaja secara langsung. Mereka paling memahami persoalan yang dihadapi saat ini,” kata Arifah.

Direktur KG Radio Network Viliny Lesmana menyatakan Sonora FM siap mendukung kampanye perlindungan perempuan dan anak melalui edukasi publik. Viliny menilai media berperan penting menjembatani masyarakat memperoleh informasi dan layanan perlindungan perempuan serta anak.

“Kami siap mendukung kampanye perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program edukasi bermanfaat bagi masyarakat. Media memiliki peran penting menjembatani masyarakat dengan informasi serta layanan perlindungan perempuan dan anak,” kata Viliny.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....