Wamenkomdigi Nezar: Semangat Kurban Perkuat Kolaborasi di Era Digital
- 26 Mei 2026 10:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, menekankan semangat Kurban relevan untuk perkuat kolaborasi di era digital
- Wamenkomdigi Nezar Patria memaknai kurban sebagai momentum saling membantu tanpa pamrih
- Wamenkomdigi Nezar Patria, mengajak seluruh masyarakat untuk berkolaborasi dalam pengentasan kesenjangan digital
RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat kurban dalam era digital saat ini, dinilai relevan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjembatani kesenjangan digital. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria.
Ditegaskannya, pengentasan kesenjangan digital ini menjadi langkah penting, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Ia menuturkan, nilai kepedulian, gotong royong, dan kolaborasi menjadi fondasi penting dalam memastikan transformasi digital.
"Untuk mengarungi lanskap transformatif ini, kita harus mengambil inspirasi dari esensi semangat kurban, yakni bagaimana upaya kolektif, kerja sama, serta komitmen demi kemaslahatan bersama. Mempercepat inovasi, dan memperkuat kolaborasi kita di era kecerdasan artifisial," kata Nezar dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Wamenkomdigi Nezar menilai, ibadah kurban, tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan. Namun juga sebagai cerminan nilai kemanusiaan, mendorong kepedulian sosial dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Ibadah kurban yang berakar kuat dalam tradisi Islam jauh lebih penting daripada sekadar ritual tahunan. Kurban mengajarkan arti kedermawanan dan mendorong kita memberi dengan tulus tanpa pamrih kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Di era transformasi digital lebih lanjut dikatakan Wamenkomdigi Nezar, menghadirkan peluang besar, sekaligus juga dengan tantangannya. Transformasi digital tidak hanya diukur dari dampak ekonomi, melainkan kemampuan teknologi dalam memberdayakan masyarakat dan memperkuat kehidupan sosial.
"Berbagai penelitian telah menunjukkan data dan angka yang merefleksikan dinamika serta potensi besar transformasi digital Indonesia. Namun, yang paling krusial bukan sekadar dampak ekonomi, melainkan bagaimana kita mampu memberdayakan masyarakat dan mentransformasi kehidupan sosial kita," imbuh Wamenkomdigi Nezar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....