Menko AHY Dorong Penguatan Kolaborasi Sektor Industri dan Infrastruktur

  • 21 Mei 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Infrastruktur
  • Kolaborasi
  • Menko AHY
  • PT PAL Indonesia
  • Teknologi
  • Kemenko Infra
  • Industri

RRI.CO.ID, Jakarta - Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penguatan kolaborasi sektor industri dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, Indonesia harus memiliki industri maritim yang kuat, untuk menjaga kedaulatan wilayah laut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini diungkapkannya dalam kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya, pada Kamis 21 Mei 2026. Menko AHY mendukung perkembangan industri maritim nasional sekaligus memperkuat sinergi pembangunan konektivitas dan kemandirian maritim Indonesia.

“Menjaga sumber daya alam melimpah di Indonesia, termasuk yang ada di lautan kita, diperlukan kekuatan militer yang kredibel. Memiliki deterrence effect, daya getar dihormati dan disegani siapa pun yang mencoba mengganggu kedaulatan dan keutuhan negara kita,” kata Menko AHY dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Kamis 21 Mei 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari memperkuat kolaborasi antara sektor industri dan pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang konektivitas maritim. PT PAL memiliki kemampuan desain dan manufaktur kapal, maintenance, repair, and overhaul untuk kapal permukaan maupun kapal selam.

Menko AHY turut menyoroti peningkatan kapasitas produksi PT PAL Indonesia yang dinilai semakin efisien. Salah satunya terlihat dari percepatan pembangunan Landing Platform Dock (LPD) yang dapat diselesaikan jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Docking time yang sebelumnya membangun satu LPD memerlukan waktu kurang lebih dua tahun. Sekarang bisa dikerjakan hanya dalam enam bulan,” ucapnya.

Selain kebutuhan dalam negeri, PT PAL semakin dipercaya oleh negara-negara sahabat untuk memproduksi kapal perang maupun kapal niaga. Hal tersebut menunjukkan peningkatan daya saing industri galangan kapal nasional di tingkat global.

Transformasi PT PAL tidak hanya berdampak pada sektor industri pertahanan dan maritim. Tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembukaan lapangan kerja dan penguatan industri pendukung

Menko AHY menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan budaya kerja unggul dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi nasional. Menurutnya, transformasi industri tidak hanya berbicara soal teknologi dan produksi, tetapi pembangunan human capital kompeten dan berdaya saing.

Pemerintah mendorong kemandirian industri strategis nasional, termasuk melalui penguatan produksi dalam negeri, transfer teknologi, dan kerja sama internasional. Pengembangan Kapal Selam Otonomos (KSOT) sebagai salah satu inovasi karya anak bangsa yang menunjukkan kemajuan teknologi maritim Indonesia.

“Di mana kita mampu memproduksi sendiri dengan teknologi yang kita miliki. Maka itu harus kita lakukan dan kita dahulukan produksi dalam negeri,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi Direktur Utama PT PAL Indonesia beserta jajaran direksinya. Kemudian, Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Sigit Santosa, Stafsus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....