Ketum Inkopontren Sebut Pesantren Berpeluang Lahirkan Tokoh Ekonomi Nasional
- 21 Mei 2026 09:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) Marsudi Syuhud mengungkapkan pesantren memiliki peluang melahirkan tokoh ekonomi nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) Marsudi Syuhud mengungkapkan pesantren memiliki peluang melahirkan tokoh ekonomi nasional. Menurut dia, penguatan koperasi pesantren dapat menciptakan santri yang mandiri secara ekonomi.
Marsudi mengatakan jumlah pesantren di Indonesia menjadi kekuatan besar bagi pembangunan ekonomi nasional. Menurut dia, ribuan santri dapat berkembang menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Sampai sekarang yang Alhamdulillah ada sekitar 40.000 pondok pesantren," katanya pada pembukaan Rakernas Inkopontren di Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. "Pesantren ini santri-santrinya adalah menjadi pembayar zakat pemberi sadaqah yang terbesar."
| Baca juga: Wapres Dukung Digitalisasi di Pesantren |
Marsudi menilai pesantren harus mendorong lahirnya generasi mandiri melalui penguatan ekonomi koperasi. Menurut dia, santri memiliki peluang besar menjadi pengusaha dan tokoh ekonomi nasional.
Ditegaskannya bahwa santri tidak boleh hanya bergantung pada bantuan sosial dan sumbangan masyarakat. Karena itu, Marsudi meminta kalangan pesantren mulai membangun usaha produktif yang berkelanjutan.
“Jadi para santri, ustad, dan kyai harus sedikit mengubah mentalnya," katanya. "Jangan cuma menjadi penerima zakat atau nguber-nguber sodaqoh saja."
Menurutnya, koperasi pesantren perlu menjalankan program konkret yang dapat direalisasikan secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi.
Marsudi meminta pengurus Inkopontren fokus menciptakan program besar yang memiliki manfaat jangka panjang. Menurut dia, keberhasilan program lebih penting dibanding jumlah program yang dibuat.
“Cukup membuat suatu program yang bisa dilakukan dan direalisasikan," ujarnya. "Tidak perlu banyak-banyak tetapi buatlah yang yang monumental."
Marsudi merasa optimistis pesantren dapat mencetak pengusaha besar melalui penguatan koperasi dan ekonomi syariah. Dia juga mengajak seluruh pengurus merealisasikan program kerja secara konsisten dan terukur. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....