Asumsi Ekonomi 2027: Pertumbuhan Ditarget 5,8-6,5 Persen

  • 21 Mei 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Asumsi Ekonomi 2027: Pertumbuhan Ditarget 5,8-6,5 Persen

RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah mulai menyiapkan arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Gedung DPR RI, Jakarta.

Prabowo menegaskan APBN bukan sekadar dokumen fiskal, melainkan instrumen utama negara untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda, pemerintah menetapkan sejumlah asumsi ekonomi makro sebagai dasar penyusunan APBN 2027.

Menurut Presiden, APBN harus dipahami sebagai alat perjuangan negara dalam menjalankan amanat konstitusi. Ia mengatakan setiap rupiah dalam APBN dirancang untuk melindungi rakyat dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Saya telah disumpah di hadapan rakyat. Tugas saya menjalankan UUD 1945 dan bertanggung jawab melindungi segenap tumpah darah Indonesia serta memajukan kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo, Rabu 20 Mei 2026.

Ia menekankan APBN tidak boleh dipandang hanya sebagai catatan penerimaan dan belanja negara. Menurutnya, APBN merupakan instrumen strategis untuk memastikan pembangunan berjalan searah dengan cita-cita kesejahteraan nasional.

“APBN adalah alat perjuangan bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, memperkokoh sendi ekonomi bangsa, dan memastikan setiap warga negara hidup lebih sejahtera,” katanya.

Pemerintah menyusun APBN 2027 sebagai bentuk komitmen menerjemahkan amanat konstitusi ke dalam kebijakan konkret. APBN juga diharapkan menjadi jembatan antara target pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Berikut postur APBN 2027 yang disampaikan pemerintah:

Pendapatan negara: 11,82–12,40 persen PDB

Belanja negara: 13,62–14,80 persen PDB

Defisit anggaran: 1,80–2,40 persen PDB

Sementara asumsi dasar ekonomi makro 2027 meliputi:

Pertumbuhan ekonomi: 5,8–6,5 persen

Inflasi: 1,5–3,5 persen

Suku bunga SBN 10 tahun: 6,5–7,3 persen

Nilai tukar rupiah: Rp16.800–17.500 per dolar AS

Harga minyak mentah Indonesia (ICP): USD70–95 per barel

Lifting minyak mentah: 602–615 ribu barel per hari

Lifting gas bumi: 934–977 ribu barel setara minyak per hari

Adapun target pembangunan 2027 yang ditetapkan pemerintah antara lain:

Tingkat kemiskinan: 6,0–6,5 persen

Tingkat pengangguran terbuka: 4,30–4,87 persen

Rasio gini: 0,362–0,367

Indeks modal manusia: 0,575

Indeks kesejahteraan petani: 0,8038

Proporsi penciptaan lapangan kerja formal: 40,81 persen

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....