Akses Pasar Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Produk Berbasis Lingkungan
- 20 Mei 2026 23:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Eksekutif Yayasan Bina Usaha Lingkungan, Yani Witjaksono, menilai potensi sumber daya alam lokal dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ia menyebut pengelolaan tepat mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusak lingkungan sekitar.
“Pendekatan local action global impact menunjukkan solusi krisis lingkungan dapat dimulai dari aksi lokal sesuai kebutuhan masyarakat. Potensi lokal jika dikelola baik dapat terhubung dengan pasar lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan Bina Usaha Lingkungan, Yani Witjaksono.
Penguatan akses pasar dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan nilai ekonomi produk berbasis lingkungan yang dikembangkan masyarakat lokal. Tanpa dukungan pasar kuat, potensi sumber daya alam dinilai sulit memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Yani menambahkan tantangan utama saat ini adalah memperkuat rantai distribusi dan akses pasar bagi produk lokal berbasis lingkungan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk membuka peluang pasar lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Latipah sebagai perwakilan komunitas menilai pemberdayaan masyarakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga dan kemandirian kelompok. Ia menyebut program berbasis lingkungan mampu membuka peluang usaha baru sesuai potensi daerah.
“Program ini membantu kami mengembangkan usaha berbasis lingkungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara bertahap. Pendampingan juga memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Latipah.
Ia berharap dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dapat memperkuat akses pasar dan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pemberdayaan berbasis lingkungan memberi dampak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....