BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantre
- 20 Mei 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantre
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI bersama United Nations Population Fund (UNFPA) membahas peluang kolaborasi pencegahan berbagai risiko sosial di lingkungan madrasah/pesantren. Kerja sama ini dilakukan guna membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari kekerasan serta pergaulan bebas.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi BAZNAS dan UNFPA di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026. Salah satu fokus kerja sama yang dibahas ialah program Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR).
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid mengatakan, penjajakan kerja sama ini sangat penting. Hal ini agar santri di lembaga Pendidikan mendapatkan pemahaman kesehatan yang tepat sesuai nilai agama dan budaya Indonesia.
“Kami menganggap ini sangat penting karena bagian dari kesehatan reproduksi itu adalah mencegah dari kekerasan. Bagaimana memasukkan nilai-nilai budaya setempat di dalam proses tersebut," kata Sodik dalam keterangan tertulisnya yang diterima RRI, Rabu, 20 Mei 2026.
"Dan juga adalah mencegah seks bebas, membangun keluarga yang dalam bahasa agama adalah keluarga sakinah,” ujarnya. Ia-pun menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan menilai program yang diusulkan UNFPA sejalan dengan fokus utama BAZNAS.
Menurutnya, pendidikan kesehatan reproduksi menjadi langkah preventif dalam menekan risiko kekerasan seksual. Termasuk berbagai persoalan sosial di kalangan remaja.
Selain menyasar pendidikan remaja, rencana kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. BAZNAS berkomitmen mendukung program tersebut guna memastikan kelompok fakir miskin mendapatkan akses kesehatan yang layak saat proses persalinan.
“Insyaallah ke depan kita akan adakan MoU melanjutkan yang sudah ada. Sekali lagi untuk mencegah kekerasan seksual, untuk mencegah seks bebas, untuk reproduksi, untuk membangun keluarga sakinah,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Assistant Representative UNFPA, Verania Andria. Ia menyambut baik inisiatif BAZNAS dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan bagi generasi muda.
“Kami dengan senang hati bekerja sama dengan BAZNAS untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Tentu saja akan diterapkan sesuai dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya Indonesia dan juga peraturan yang berlaku," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....