Wamen Ekraf Irene Umar Puji Persiapan Pagelaran Sabang Merauke 2026
- 20 Mei 2026 15:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamen Ekraf, Irene Umar memuji kualitas dan mendorong Pagelaran Sabang Merauke terus berkembang hingga ke tingkat internasional.
- PSM 2026 tetap mengusung kekayaan budaya Nusantara yang dikemas modern untuk menarik generasi muda.
- Pagelaran ini melibatkan sekitar 1.700 orang dan lebih dari 1.500 kostum, dengan kolaborasi seni tradisional dan orkestra modern.
RRI.CO.ID, Jakarta - Eksekutif Produser Pagelaran Sabang–Merauke 2026, Silvi Liswanda, memastikan persiapan pagelaran tahun ini berjalan matang. Persiapan ini juga turut mendapat pujian dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar.
“Penting bagi kita untuk memahami perbedaan yang ada, namun tetap membuka ruang apresiasi. Hal ini bisa kita jalankan bersama dengan saling mendukung dan menjaga semangat kebersamaan,” kata Irene, dalam Konferensi Pers Kick Off Pagelaran Sabang Merauke, di Grand Indonesia, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia juga mengapresiasi berbagai karya yang telah dihadirkan dalam pagelaran tersebut, yang dinilai menarik dan berkualitas. Ke depan, ia berharap karya-karya yang ditampilkan dapat terus berkembang, terutama ke lingkup internasional.
Sementara itu, Silvi menegaskan, sejak awal PSM dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Namun, pagelaran ini juga dikemas secara modern dan menghibur.
Tujuannya, agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya Nusantara. Silvi menjelaskan, setiap tahun PSM selalu menghadirkan tema berbeda.
Sebelumnya, PSM mengangkat tema “Hikayat Nusantara”. Pada tahun ini, pagelaran mengusung tema “Hikayat Srikandi Nusantara” yang menyoroti peran perempuan Indonesia dalam perjalanan bangsa.
Dari sisi produksi, jumlah keterlibatan juga meningkat. Tahun ini, sekitar 1.700 orang terlibat, terdiri dari ratusan penari dari Sabang hingga Merauke, musisi tradisional, hingga berbagai komunitas seni.
Selain itu, lebih dari 1.500 kostum disiapkan untuk mendukung kebutuhan pertunjukan. Hal ini mengingat setiap penampil membawakan beberapa segmen tarian.
Silvi menambahkan, kekuatan utama PSM terletak pada kolaborasi antara unsur tradisional dan modern. Musik tradisional akan dipadukan dengan aransemen orkestra, termasuk melibatkan Jakarta Concert Orchestra dan sejumlah penampil ternama.
Dengan persiapan tersebut, Silvi optimistis pagelaran tahun ini akan menghadirkan pengalaman yang lebih segar dan spektakuler bagi penonton. “Penonton nantinya tinggal datang dan menikmati pertunjukan dari awal hingga akhir,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....