Lagu Maju Tak Gentar Iringi Presiden Prabowo Memasuki Ruang Rapat Paripurna

  • 20 Mei 2026 10:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo disambut lagu “Maju Tak Gentar” saat memasuki ruang Rapat Paripurna DPR RI.
  • Rapat Paripurna DPR RI digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
  • Presiden Prabowo menjadi kepala negara pertama yang menyampaikan langsung KEM dan PPKF di DPR RI.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memasuki ruang Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Kedatangan Presiden disambut lantunan lagu “Maju Tak Gentar” saat memasuki ruang sidang bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Presiden tampak berjalan menuju ruang sidang didampingi Wapres serta Ketua DPR RI Puan Maharani dan para Wakil Ketua. Suasana sidang berlangsung khidmat dengan seluruh peserta rapat berdiri menyambut kedatangan kepala negara.

Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 tersebut digelar bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026. Agenda sidang menjadi perhatian karena Presiden hadir langsung untuk menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM) pemerintah.

Selain itu, Presiden juga dijadwalkan memaparkan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2026-2027 di hadapan anggota DPR. Penyampaian tersebut menjadi bagian awal penyusunan kebijakan anggaran pemerintah tahun mendatang.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden ingin memanfaatkan momentum Harkitnas untuk memperkuat persatuan nasional. Menurutnya, momentum tersebut penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

“Kebetulan tanggal 20 Hari Kebangkitan Nasional. Jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Prasetyo mengatakan, Presiden berpandangan seluruh elemen bangsa perlu menyatukan kekuatan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Hal itu dinilai penting di tengah ancaman perlambatan dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Menyatukan pandangan dan kekuatan, sebagai satu bangsa terutama didalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita,” ujar Prasetyo.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut kehadiran langsung Presiden dalam agenda penyampaian KEM-PPKF menjadi hal yang jarang terjadi. Menurutnya, selama ini penyampaian tersebut umumnya dilakukan oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah.

“Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya. Itu boleh-boleh saja, namanya ini pengantar untuk penyusunan APBN 2026,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....