Menbud Fadli Targetkan Penetapan 1.750 Cagar Budaya pada 2026
- 19 Mei 2026 15:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan telah menetapkan 430 cagar budaya peringkat nasional.
- Penetapan ini menambah jumlah 313 cagar budaya peringkat nasional yang sudah lebih dulu ditetapkan.
- Target pada tahun 2026 yakni total sebanyak 1.750 objek ditetapkan sebagai cagar budaya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menargetkan penetapan 1.750 Cagar Budaya Peringkat Nasional hingga akhir 2026. Pemerintah bahkan membuka peluang jumlahnya melampaui 2.000 objek.
Mengingat banyaknya potensi cagar budaya di Indonesia, Fadli mengatakan akan melakukan akselerasi untuk proses penetapannya. "Potensi kita ini puluhan ribu objek budaya, jadi percepatan penetapan harus terus dilakukan," katanya dalam taklimat media di Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Pasalnya, seringkali banyak objek yang sudah pantas berstatus sebagi cagar budaya, namun belum ditetapkan. Ia mengambil contoh Masjid Raya Baiturrahman yang ada di Aceh yang seharusnya sudah berstatus cagar budaya 10 tahun lalu.
Dengan ini, Kementerian Kebudayaan berencana melakukan penetapan hingga tiga kali dalam setahun. Sehingga prosesnya bisa dilakukan bertahap dan lebih cepat pada 2026 ini.
"Kita juga tidak akan umumkan semuanya di akhir tahun. Tapi kita menyampaikan apa yang sudah terjadi dan kita temukan secara periodik," kata dia.
Sebelumnya, Indonesia telah memiliki 313 objek yang telah ditetapkan berdasarkan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya Nasional. Baru-baru ini ditetapkan kembali sebanyak 430 objek baru, sehingga jumlahnya bertambah menjadi total 743 objek cagar budaya.
Penetapan ini mencakup objek-objek koleksi yang ada di Museum Nasional serta benda repatriasi. Seperti artefak-artefak yang dipulangkan dari Belanda.
Sejumlah benda repatriasi yang dipulangkan dari Belanda tersebut di antaranya Arca Nandi dan patung dari Candi Jago, Candi Singosari, hingga Candi Kidal. Ia menyebutnya sebagai warisan nasional yang luar biasa.
Di satu sisi, Fadli juga memastikan, tim ahli telah melakukan kajian intensif terhadap objek-objek tersebut sebelum ditetapkan. Prosesnya mencakup sidang, penelitian, hingga kunjungan lapangan.
Kementerian Kebudaayaan juga telah melakukan sosialisasi pada 26 Januari sampai 6 Februari, utamanya kepada komunitas daerah. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan penemuan dan membantu mempercepat proses penetapan cagar budaya itu sendiri.
Dan tahun ini masih terdapat enam kali sidang lagi yang akan dilaksanakan. Fadli menyampaikan progres aktif baru berjalan 24 persen dari target, sehingga tersisa 1.320 objek yang masih dalam proses pengajian
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....