KPAI Sebut Kasus Kekerasan Anak dan Seksual Naik Tajam
- 18 Mei 2026 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti tingginya kasus kekerasan fisik dan kejahatan seksual terhadap anak sepanjang Januari hingga April 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti tingginya kasus kekerasan fisik dan kejahatan seksual terhadap anak sepanjang Januari hingga April 2026. Data pengaduan KPAI mencatat kekerasan fisik dan psikis terhadap anak mendominasi kasus perlindungan khusus sepanjang awal 2026.
Ketua KPAI Aris Adi Leksono mengatakan kasus kekerasan fisik masih didominasi penganiayaan, perkelahian, dan pengeroyokan terhadap anak. Sementara itu, kasus kejahatan seksual didominasi pencabulan dan persetubuhan terhadap anak.
“Kasus kekerasan terhadap anak semakin kompleks dan mayoritas terjadi di lingkungan terdekat korban. Karena itu, pengawasan keluarga dan perlindungan anak harus diperkuat seluruh pihak,” kata Aris Adi Leksono saat konferensi pers di kantor KPAI, Senin, 18 Mei 2026.
KPAI mencatat kasus pornografi siber, penculikan, perdagangan anak, hingga anak berhadapan hukum masih terjadi sepanjang 2026. Aris menegaskan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, sekolah, serta masyarakat demi mencegah kekerasan berulang kembali.
“Pengawasan orang tua, literasi digital, serta lingkungan yang aman menjadi kunci. Langkah ini dilakukan untuk anak menjadi korban kekerasan maupun kejahatan seksual,” ujarnya.
Berdasarkan sebaran wilayah pengaduan, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah dengan jumlah pengaduan tertinggi sebanyak 113 kasus. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan 96 kasus, Jawa Timur 36 kasus, Banten 30 kasus, dan Sumatera Utara 23 kasus.
“Peningkatan pengaduan menunjukkan masyarakat mulai berani melaporkan kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak. Namun, masih banyak kasus anak belum terungkap sehingga pengawasan dan perlindungan harus terus diperkuat,” kata Aris.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....