Kementrans Luncurkan Transmigrasi Patriot Bangun Ekonomi Kawasan Baru

  • 17 Mei 2026 17:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meluncurkan Transmigrasi Patriot 2026 untuk menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan pusat ekonomi baru daerah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meluncurkan Transmigrasi Patriot 2026 untuk menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan pusat ekonomi baru daerah. Program tersebut merupakan kelanjutan Transmigrasi Patriot tahun lalu yang telah menerjunkan dua ribu peneliti ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman mengatakan, pada tahun ini rogram tidak hanya fokus pada riset, tetapi juga pengabdian masyarakat. Iftitah mengatakan, Kementrans ingin kawasan transmigrasi berkembang melalui kehadiran generasi muda dan peneliti yang mampu membaca potensi daerah secara langsung.

“Program Transmigrasi Patriot 2026 menghadirkan SDM unggul untuk mempercepat pertumbuhan pusat ekonomi baru kawasan transmigrasi. Selain riset, tahun ini kami menambahkan pengabdian masyarakat agar manfaat program benar-benar dirasakan langsung warga,” kata Iftitah Sulaiman saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Program Transmigrasi Patriot 2026 di Jakarta Pusat, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, tugas Kementerian Transmigrasi adalah menciptakan ekosistem ekonomi baru di kawasan transmigrasi agar masyarakat dapat berkembang secara mandiri. Iftitah menilai pertumbuhan pusat ekonomi baru membuat perpindahan penduduk berlangsung alami karena terbukanya peluang kesejahteraan masyarakat.

“Tugas Kementerian Transmigrasi menciptakan ekosistem ekonomi baru agar masyarakat kawasan transmigrasi berkembang mandiri. Jika pusat ekonomi baru tumbuh, perpindahan penduduk akan berlangsung alami karena peluang kesejahteraan masyarakat semakin terbuka,” katanya.

Ia mengatakan kawasan transmigrasi di Sulawesi Selatan kini berhasil mengekspor durian ke Tiongkok setelah terhubung pasar internasional. Keberhasilan tersebut disebut meningkatkan permintaan durian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani kawasan transmigrasi secara signifikan.

“Kawasan transmigrasi di Sulawesi Selatan kini berhasil mengekspor durian ke Tiongkok setelah terhubung pasar internasional. Keberhasilan tersebut membuktikan kawasan transmigrasi mampu berkembang pesat ketika didukung akses pasar dan sumber daya unggul,” kata Iftitah menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....