Ketahanan Pangan, Presiden: kalau Bangsa ini Kelaparan, Saya yang Bertanggung Jawab
- 16 Mei 2026 18:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya mewujudkan ketahanan pangan, dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Hal itu disampaikan Kepala Negara, dalam peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih (KDKMP), di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim).
Terwujudnya ketahanan pangan ini ditekankan Kepala Negara, dapat memberi kepastian bagi masyarakat, untuk tidak kelaparan. Untuk itu Presiden menyatakan, sebagai pemegang mandataris rakyat, Indonesia diharuskan mencapai ketahanan pangan.
Presiden Prabowo menyatakan, bila tidak terwujudnya ketahanan pangan, maka rakyat Indonesia akan mengalami kelaparan. Hal ini diungkapkan Kepala Negara, menjadi beban moral yang harus diembannya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia.
"Saya sebagai Presiden, mandataris rakyat, saya yang disumpah. Saya bertanggung jawab kalau bangsa ini lapar, tidak akan ada orang lain yang akan dihujat," kata Presiden Prabowo di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Untuk itu ditegaskan Presiden Prabowo, pemerintah komitmen mewujudkan ketahanan pangan, untuk menjawab tantangan di tengah masyarakat. Salah satunya, yakni dengan menghadirkan KDKMP, sebagai jawaban dari tantangan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.
Salah satu terhambatnya ekonomi masyarakat dalam sektor pangan di desa/kelurahan dinilai Presiden, yakni karena persoalan tengkulak. Selain itu ada pula tantangan ketiadaan cold storage untuk menyimpan hasil tangkapan ikan, kelangkaan barang, akses pembiayaan, dan lain-lain.
Sebab di dalam KDKMP ini Kepala Negara menyatakan bahwa seluruh sistemnya telah tersedia dengan mumpuni. Infrastruktur dan berbagai kebutuhan operasional KDKMP, juga telah tersedia tanpa melalui tengkulak dengan harga yang merugikan masyarakat.
"Ada yang jual sembako yang macem-macem, termasuk subsidi juga penyalur-penyalur tabung gas, penyalur pupuk subsidi. Pemerintah menyerap gabah petani, dan juga akan ada apotek obat murah, obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....