Di Museum Marsinah, Presiden Tegaskan Aparat Jangan Jadi Pelindung Praktik Ilegal

  • 16 Mei 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto meminta aparat penegak hukum membersihkan institusi dari praktik korupsi dan penyelewengan.
  • Presiden menegaskan aparat negara tidak boleh menjadi beking penyelundupan, narkoba, maupun perjudian ilegal.
  • Prabowo mengajak aparat kembali menjadi pelayan rakyat yang profesional dan dicintai masyarakat.

RRI.CO.ID, Nganjuk - Presiden Prabowo Subianto meminta aparat penegak hukum melakukan pembenahan internal dan membersihkan institusi dari berbagai praktik penyelewengan. Presiden menegaskan aparat negara tidak boleh terlibat ataupun menjadi pelindung praktik ilegal seperti narkoba, perjudian, hingga penyelundupan.

“Seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan,” kata Presiden saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Presiden menyebut reformasi aparat penegak hukum penting dilakukan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara. Menurutnya, aparat yang bersih menjadi syarat utama untuk menghadirkan keadilan bagi rakyat.

Presiden meminta seluruh institusi penegak hukum berani melakukan koreksi diri, mulai dari kejaksaan, kepolisian, hingga TNI. “Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan aparat negara tidak boleh menjadi beking berbagai tindak pelanggaran hukum. “Aparat backing penyelewengan, aparat backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi,” kata Presiden.

Menurut Presiden, pembenahan internal aparat sebenarnya sudah mulai dilakukan pimpinan TNI dan Polri. Karena itu, ia berharap reformasi institusi terus diperkuat agar aparat semakin profesional dan berpihak kepada rakyat.

Prabowo juga mengingatkan aparat negara harus kembali pada jati dirinya sebagai pelayan masyarakat. “Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” ujar Kepala Negara.

Kunjungan kerja Presiden ke Jawa Timur untuk meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi. Museum tersebut memuat berbagai koleksi pribadi Marsinah yang menggambarkan perjalanan hidup dan perjuangannya sebagai buruh pabrik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....