Kedutaan Besar AS di Jakarta Rayakan Pencapaian Kesehatan Ibu di Provinsi Banten
- 15 Mei 2026 21:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kedubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta bersama Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten menggelar Kegiatan Pembelajaran dan Transisi, Selasa, 12 Mei 2026.
- Acara tersebut menyoroti keberhasilan program MOMENTUM Country and Global Leadership (MCGL) yang sejak 2021 mendukung penguatan sistem kesehatan ibu dan bayi baru lahir di berbagai wilayah Indonesia.
- Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS Peter M. Haymond mengatakan AS bangga dapat bermitra dengan Indonesia dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Banten.
RRI.CO.ID, Serang - Kedubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta bersama Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten menggelar Kegiatan Pembelajaran dan Transisi, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini untuk merayakan pencapaian peningkatan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, sekaligus menandai transisi program kesehatan yang didukung pemerintah AS kepada pemerintah daerah.
Acara tersebut menyoroti keberhasilan program MOMENTUM Country and Global Leadership (MCGL) yang sejak 2021 mendukung penguatan sistem kesehatan ibu dan bayi baru lahir di berbagai wilayah Indonesia. Di Provinsi Banten, program ini dijalankan di lima kabupaten dan kota melalui pendekatan Peningkatan Mutu Kolaboratif untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan kader masyarakat.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS Peter M. Haymond mengatakan AS bangga dapat bermitra dengan Indonesia dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Banten. Ia menilai keberhasilan program tersebut menjadi bukti pentingnya pendekatan berbasis bukti dan kepemilikan lokal dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Amerika Serikat bangga dapat bermitra dengan Indonesia untuk meningkatkan layanan yang mendukung kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Provinsi Banten. Upaya ini berhasil dan menunjukkan apa yang dapat dicapai melalui pendekatan berbasis bukti dan rasa kepemilikan lokal yang kuat,” ujar Haymond dalam keterangan yang dikutip RRI, Jumat, 15 Mei 2026.
Haymond menambahkan bantuan kesehatan AS dirancang untuk mendorong kemandirian negara penerima bantuan melalui penguatan kapasitas lokal. Menurutnya, intervensi penyelamat nyawa yang telah dibangun kini dapat dilanjutkan sepenuhnya oleh pemerintah daerah di Banten.
Program MCGL mencatat penurunan angka kematian ibu sebesar 55 persen di fasilitas kesehatan yang didukung, dari 214,4 menjadi 95,7 per 100.000 persalinan pada periode 2024 hingga 2025. Selain itu, angka kematian neonatal juga turun dari 16,2 menjadi 15,5 per 1.000 kelahiran hidup di fasilitas kesehatan terkait.
Lebih dari 300 kader kesehatan masyarakat telah dilatih melalui program tersebut dan melakukan lebih dari 6.000 kunjungan rumah yang menjangkau sekitar 16.000 warga. Pemerintah daerah di Banten juga berhasil memperluas cakupan program dari 46 lokasi dukungan awal menjadi 134 fasilitas kesehatan yang kini terlibat dalam kolaborasi peningkatan mutu.
Kegiatan di Serang itu dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri dari pejabat Kementerian Kesehatan, pimpinan daerah, tenaga kesehatan, dan kader masyarakat. Meski program MCGL akan berakhir pada Mei 2026, pemerintah AS memastikan dukungan terhadap sektor kesehatan Indonesia tetap berlanjut melalui Strategi Kesehatan Global America First.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....