Kakorlantas Polri Siapkan Strategi menuju 'Zero Over Dimension: dan 'Overload 2027'
- 12 Mei 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kakorlantas Polri menyiapkan strategi menuju program Zero Over Dimension dan Overload 2027.
- Penanganan kendaraan ODOL dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, dan koordinasi lintas sektor terkait.
- Korlantas Polri menilai sinergi stakeholder menjadi kunci keberhasilan program Zero ODOL 2027.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyiapkan langkah strategis menuju program Zero Over Dimension dan Overload 2027. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan tahapan penegakan hukum di lapangan.
Irjen Agus mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran. Penekanan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada personel Korlantas Polri di Jakarta.
“Terkait program Zero Over Dimension dan Overload 2027, langkah strategis harus mulai disusun dari sekarang. Baik sosialisasi maupun tahapan penegakan hukumnya harus dipersiapkan secara matang," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurutnya, penegakan hukum terhadap kendaraan over dimension dan overload tidak dapat dilakukan secara instan di lapangan. Karena itu, dibutuhkan tahapan matang mulai sosialisasi, edukasi, hingga koordinasi bersama kementerian dan stakeholder terkait.
Irjen Agus meminta jajaran Ditgakkum dan bidang operasional menyiapkan formulasi terbaik dalam pelaksanaan program tersebut. Termasuk menyiapkan tahapan sosialisasi sebelum penindakan dilakukan secara maksimal terhadap para pelanggar.
"Penanganan kendaraan over dimension dan overload membutuhkan kesiapan menyeluruh dari berbagai sektor terkait. Penanganan tersebut berkaitan langsung dengan sektor transportasi, logistik, hingga keselamatan pengguna jalan lainnya," katanya.
Karena itu, sinergi antara Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan stakeholder dinilai sangat penting. Kolaborasi tersebut menjadi kunci utama mewujudkan target Zero Over Dimension dan Overload 2027 di Indonesia.
Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian meningkatkan keamanan dan keselamatan lalu lintas bagi masyarakat luas. Langkah tersebut sekaligus mendukung terciptanya ketertiban dan kelancaran lalu lintas secara nasional.
Dengan persiapan matang, Irjen Agus berharap implementasi program Zero Over Dimension dan Overload berjalan optimal di lapangan. Menurutnya, kebijakan tersebut juga diharapkan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....