Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Cabai Merah
- 12 Mei 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekjen Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah memperkuat langkah pengendalian harga cabai merah yang mengalami kenaikan di sejumlah wilayah
- Menurut data Kemendagri per 11 Mei 2026, terdapat 242 daerah yang mengalami kenaikan harga cabai merah pada pekan pertama Mei 2026
- Ia mengatakan pemerintah daerah perlu mengambil langkah pengendalian agar kenaikan harga tidak berdampak luas terhadap masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - Sekjen Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah memperkuat langkah pengendalian harga cabai merah yang mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Menurut data Kemendagri per 11 Mei 2026, terdapat 242 daerah yang mengalami kenaikan harga cabai merah pada pekan pertama Mei 2026.
Ia mengatakan pemerintah daerah perlu mengambil langkah pengendalian agar kenaikan harga tidak berdampak luas terhadap masyarakat. “Daerah diharapkan terus melakukan upaya pengendalian agar harga cabai tetap stabil,” kata Tomsi, Selasa, 12 Mei 2026.
Tomsi menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Masih terdapat daerah yang belum bekerja sama dalam program peningkatan produksi cabai merah melalui skema Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Meski demikian, ia menegaskan stabilitas harga bahan pokok tetap harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Tomsi juga mengapresiasi ketersediaan stok beras nasional yang mencapai sekitar 5,19 juta ton.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu stok beras tertinggi yang dimiliki pemerintah. Namun demikian, ia meminta Perum Bulog memastikan distribusi beras ke daerah berjalan optimal, terutama di wilayah yang masih mengalami kenaikan harga.
“Tolong daerah-daerah yang masih tinggi harga berasnya terus dipantau. Ini agar penyaluran dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harga komoditas tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Tomsi menilai pemerintah daerah telah memiliki pengalaman dalam menghadapi dinamika kenaikan harga akibat perubahan musim maupun gangguan distribusi.
Karena itu, ia berharap koordinasi rutin pengendalian inflasi dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan daerah. Dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....