Ketua DPD RI Ajak Mahasiswa Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- 11 Mei 2026 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, meminta mahasiswa dan generasi muda mempersiapkan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
- Ia mendorong mahasiswa untuk meningkatkan rasa percaya diri dan tidak merasa kalah bersaing dengan generasi muda dari negara lain.
RRI.CO.ID, Bengkulu - Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, meminta mahasiswa dan generasi muda mempersiapkan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Salah satunya melalui perencanaan yang matang dan peningkatan kualitas diri.
Hal tersebut disampaikan Sultan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Bengkulu, di Bengkulu, Senin 11 Mei 2026. Menurutnya, waktu menuju 2045 hanya tersisa sekitar dua dekade sehingga generasi muda harus mulai merancang masa depan secara terarah.
Ia menegaskan kunci keberhasilan Indonesia di masa depan berada di tangan mahasiswa dan generasi muda. “Kalau kita punya perencanaan yang jelas, seharusnya kita siap, Indonesia Emas 2045 sudah dekat, dan kuncinya ada di generasi muda,” ujar Sultan.
Ia mendorong mahasiswa untuk meningkatkan rasa percaya diri dan tidak merasa kalah bersaing dengan generasi muda dari negara lain. Menurutnya, kualitas mahasiswa Indonesia sejatinya setara dan mampu bersaing di tingkat global.
“Adik-adik harus percaya diri, jangan merasa inferior. Di mana pun, kualitas kita setara,” katanya.
Selain itu, Sultan mengingatkan pentingnya menyusun rencana masa depan secara konkret. Ia menilai mahasiswa tidak boleh lagi menyerahkan masa depan pada nasib, melainkan harus dirancang dengan tujuan yang jelas.
“Jangan menyerahkan masa depan pada alam. Semua harus direncanakan agar target hidup lebih terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan membutuhkan proses panjang dan pengorbanan. Termasuk disiplin belajar dan pengurangan waktu bermain demi hasil yang lebih baik di masa depan.
Lebih lanjut, Sultan menilai kampus memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul. Kampus dinilai harus menjadi ruang pembentukan karakter, pusat diskusi demokrasi, serta tempat lahirnya kritik, ide, dan solusi bagi kemajuan bangsa.
“Kampus adalah ruang pembentukan generasi. Dan pusat perubahan peradaban yang mempersiapkan mahasiswa menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....