Pramono Anung Sebut Jakarta Jadi Role Model Kerukunan Umat Beragama
- 09 Mei 2026 10:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pramono Anung mengapresiasi masyarakat, Keuskupan Agung Jakarta, dan Gereja Katedral Jakarta dalam menjaga Jakarta tetap aman dan damai.
- Pramono menilai Jakarta menjadi role model kerukunan antarumat beragama melalui suksesnya berbagai perayaan keagamaan seperti Natal, Nyepi, Imlek, Ramadan, dan Idulfitri.
- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Terowongan Silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta sebagai simbol persaudaraan dan toleransi di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut menjaga Jakarta tetap aman dan damai. Ia mengatakan peran Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral Jakarta sangat besar dalam menjaga kerukunan di ibu kota.
"Sebagai Gubernur Jakarta, saya berterima kasih. Karena kita semua menjaga Jakarta menjadi aman dan nyaman," ujarnya dalam konferensi pers 'Syukur 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta', Gereja Katedral Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menilai, Jakarta saat ini telah menjadi contoh kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir berlangsung aman dan tertib.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan keagamaan yang berjalan sukses di tengah Ibu Kota Jakarta. Seperti Christmas Carol Colossal 2025, perayaan Nyepi, Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri yang berjalan dengan baik tanpa gangguan berarti.
"Jakarta sekarang menjadi role model. Khususnya dalam menjaga kehidupan beragamayang damai dan harmonis," katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Mgr. Ignatius Suharyo dan seluruh umat Gereja Katedral Jakarta. Menurutnya, mereka turut berkontribusi menjaga suasana damai dan harmonis di Jakarta.
Sementara itu, Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Terowongan Silaturahmi dinilai menjadi kawasan bersimbol persaudaraan dan kemanusiaan. "Bisa kita lihat karena kita berdiri di atas terowongan silaturahmi antara Istiqlal dan Katedral," ujarnya.
Ia mengatakan, peringatan Hari Ulang Tahun ke-219 Keuskupan Agung Jakarta bukan hanya merayakan bangunan bersejarah. Tetapi juga nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa.
Baginya, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral bersama rumah ibadah lainnya merupakan 'rumah kemanusiaan. Khususnya dalam mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....