Dua Pendaki Asal Singapura Meninggal Duna saat Erupsi Gunung Dukono

  • 08 Mei 2026 14:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • warga negara asing (WNA) asal Singapura dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Dukono
  • Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono dan membutuhkan bantuan evakuasi

RRI.CO.ID, Jakarta — Dua warga negara asing (WNA) asal Singapura dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Dukono. Kejadian tersebut saat gunung di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, iyu mengalami aktivitas erupsi, Jumat, 8 Mei 2026.

Kedua korban diketahui bernama Timo dan Sahnas. Informasi itu diperoleh dari laporan sementara korban selamat dan masih menunggu verifikasi langsung dari tim SAR gabungan di lokasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi pencarian dan evakuasi para pendaki tengah dilakukan. Pihaknya menerama informasi setelah Basarnas Command (BCC) menerima sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin.

“Sinyal darurat terdeteksi pada koordinat 1°42’13.7”N 127°52’50.2”. Dan telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya,” kata Iwan dalam keterangannya.

Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono dan membutuhkan bantuan evakuasi. Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur potensi SAR kemudian diberangkatkan menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono.

Dari total 20 pendaki yang berada di kawasan gunung, sebanyak 15 orang dilaporkan berhasil dievakuasi ke lokasi aman. Sementara itu, lima pendaki lainnya masih berada di area puncak dengan rincian dua orang meninggal dunia.

Satu orang dilaporkan hilang, dan dua lainnya bertahan di atas gunung untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang. Saat ini Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan evakuasi korban dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik,” ujar Iwan.

Kondisi di kawasan Gunung Dukono dilaporkan masih berbahaya akibat aktivitas vulkanik. Dan terdapat paparan abu, dan potensi lontaran material erupsi yang dapat meningkat sewaktu-waktu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....