Tekan Angka Kecelakaan, Kakorlantas Apresiasi Peran Media Beri Informasi

  • 07 Mei 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kakorlantas Polri Irjen (Pol) Agus Suryonugroho mengatakan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak terlepas dari peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
  • Melalui pemberitaan, masyarakat dapat memperoleh informasi sepanjang perjalanan mudik dan balik sehingga berlangsung lebih aman dan lancar.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Agus Suryonugroho mengatakan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak terlepas dari peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, melalui pemberitaan, masyarakat dapat memperoleh informasi sepanjang perjalanan mudik dan balik sehingga berlangsung lebih aman dan lancar.

“Melalui pemberitaan, informasi rekayasa lalu lintas yang dilakukan berdasarkan adaptive traffic management, bukan lagi semata-mata berbasis waktu, serta edukasi keselamatan berkendara yang disampaikan kepada publik. Masyarakat dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan sehingga perjalanan mudik dan balik dapat berlangsung lebih aman dan lancar," kata Kakorlantas dalam acara silaturahmi bersama insan media melalui olahraga bulutangkis di Universitas Negeri Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Korlantas Polri mencatat penurunan kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Penurunan fatalitas korban meninggal mencapai lebih dari tiga puluh persen.

Puncak arus mudik tahun ini menjadi tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan Operasi Ketupat. Jumlah kendaraan tercatat mencapai lebih dari 270 ribu kendaraan.

Korlantas mencatat angka kecelakaan turun sebesar 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak ada kejadian besar yang mengganggu keamanan selama operasi berlangsung.

Menurut Agus, strategi pengaturan lalu lintas mulai menunjukkan dampak positif terhadap keselamatan masyarakat. Pendekatan humanis dan berbasis teknologi terus diperkuat di lapangan.

“Manajemen lalu lintas dan edukasi keselamatan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penegakan hukum juga mendukung peningkatan keselamatan berkendara,” katanya.

Korlantas mengoptimalkan command center dan pemantauan lalu lintas berbasis data real-time. Teknologi drone patroli ETLE turut digunakan selama Operasi Ketupat 2026.

Selain itu, pos pelayanan dan pengamanan beroperasi selama dua puluh empat jam penuh. Tim urai kemacetan juga diterjunkan pada titik kepadatan kendaraan.

Korlantas kini menyiapkan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan mudik tahun berikutnya. Fokus evaluasi mencakup keselamatan, rekayasa lalu lintas, dan penguatan komunikasi publik.

Agus memastikan, predictive traffic policing akan diperkuat dalam pengelolaan lalu lintas modern. Pendekatan itu diharapkan membuat keputusan lapangan lebih tepat dan cepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....