Berkunjung ke KLH Emil Salim Ingatkan Pentingnya Ekonomi Sirkular

  • 07 Mei 2026 21:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tokoh senior lingkungan hidup Indonesia, Emil Salim, mengingatkan pentingnya membangun pola pengelolaan lingkungan berbasis siklus alam
  • pengelolaan lingkungan ke depan harus dilakukan secara kolaboratif

RRI.CO.ID, Jakarta — Tokoh senior lingkungan hidup Indonesia, Emil Salim, mengingatkan pentingnya membangun pola pengelolaan lingkungan berbasis siklus alam. Terutama dalam memandang sampah sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali.

Pesan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Keduanya melakukan pertemuan yang membahas arah pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan di Indonesia.

Menurut Emil Salim, alam bekerja dalam sebuah siklus yang saling terhubung. Karena itu, pengelolaan sampah seharusnya tidak berhenti pada pembuangan akhir, melainkan dikembalikan menjadi sumber daya bernilai.

“Resource menjadi produk, produk menjadi sampah, dan sampah kembali menjadi resource untuk produk. Jangan melihat sampah sebagai buangan, tetapi menjadikannya sumber kehidupan yang bermanfaat bagi manusia,” ujar Emil Salim, di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Pandangan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah mendorong ekonomi sirkular sebagai salah satu solusi. Yakni menghadapi persoalan sampah dan degradasi lingkungan yang terus a

Menteri Jumhur menyatakan bahwa pengelolaan lingkungan ke depan harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Termasuk kelompok masyarakat sipil yang selama ini aktif menjaga lingkungan.

Ia menilai pendekatan berbasis kemanusiaan penting agar gerakan lingkungan tidak bersifat eksklusif dan hanya bertumpu pada pemerintah. “Gerakan lingkungan harus menjadi milik bersama, bukan hanya milik kementerian,” kata Jumhur.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kesinambungan pemikiran lintas generasi dalam menjawab tantangan lingkungan. Mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah, hingga menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....