Pemerintah Percepat Bangun Infrastruktur Normalisasi Sungai Ciliwung 33 KM
- 07 Mei 2026 18:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sungai Ciliwung
- Menko AHY
- Infrastruktur
- Daerah Aliran Sungai
- Kementerian Pekerjaan Umum
- Pemerintah Jakarta
- Normalisasi Sungai
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur normalisasi Sungai Ciliwung yang progresnya dilakukan sepanjang 17 kilometer dari total sepanjang 33 kilometer. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut normalisasi Sungai Ciliwung tersebut telah mencapai 52 persen.
Hal ini disampaikannya usai meninjau Sungai Ciliwung dari kawasan Kalibata hingga Bidara Cina di Inlet Sodetan Ciliwung KBT. Menko AHY menyampaikan, Sungai Ciliwung memiliki panjang total sekitar 109 kilometer dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).
DAS tersebut mencapai 521 kilometer persegi yang membentang dari kawasan hulu hingga hilir. Di mana masih terdapat sejumlah titik rawan banjir yang memerlukan percepatan penanganan, termasuk pembangunan tanggul setinggi hingga 5 meter.
"Pembangunan dan revitalisasi termasuk normalisasi sungai, kurang lebih 33 kilometer, yang sudah dilakukan 17 kilometer, sisanya 16 kilometer. Ini harus kita segera lakukan normalisasi pembangunan tanggul kurang lebih tingginya 4 hingga 5 meter," kata Menko AHY di Inlet Sodetan Sungai Ciliwung ke KBT, Jakarta Timur, pada Kamis 7 Mei 2026.
Menko AHY menjelaskan, sejumlah tantangan dalam normalisasi Sungai Ciliwung, di antaranya persoalan pembebasan lahan milik masyarakat dan swasta. Kemudian juga, permasalahan tata ruang terkait keberadaan bangunan di sempadan sungai yang menyebabkan penyempitan aliran air Sungai Ciliwung.
“Sebelumnya diketahui lebarnya kurang lebih itu 15 hingga 25 meter, itu hanya menampung 200 meter kubik per detik. Jadi ini kalau 35 hingga 50 meter lebarnya bisa menampung 570 meter kubik per detik, kita lebarkan,” ucapnya.
Menko AHY mendorong upaya pengerukan rutin untuk mencegah pendangkalan atau sedimentasi sungai yang terjadi setiap tahun. Masyarakat juga diminta ikut menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tidak tersumbat.
“Masyarakat jangan asal buang sampah sudah pasti akan terjadi kebuntuan. Mau dibuat sodetan-sodetan sebanyak apa pun, kita sulit untuk mengalirkan air yang deras,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti memastikan percepatan pembangunan infrastruktur normalisasi Sungai Ciliwung. Ia mendukung kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta dalam melakukan normalisasi Sungai Ciliwung sebagai komitmen bersama.
"Jadi nanti kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta. Perlunya kolaborasi untuk mempercepat upaya pembangunan infrastuktur sungai ini," ucap Diana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....