Dirut KAI Cek 19 Penumpang yang Masih Dirawat dan Beri Jaminan Layanan

  • 04 Mei 2026 00:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung penanganan medis 19 pelanggan yang masih dirawat di rumah sakit.
  • PT Kereta Api Indonesia menyediakan fasilitas klaim biaya pengobatan bagi seluruh penumpang terdampak dengan jangka waktu 21 hari.
  • Ketepatan waktu operasional layanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh menunjukkan peningkatan signifikan di lintasan Bekasi Timur.

RRI.CO.ID, Bekasi - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin memantau kondisi 19 pelanggan yang masih dirawat. Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan di RS Primaya Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada Minggu, 3 Mei 2026.

Bobby melaporkan sebanyak 81 orang penumpang yang mengalami luka telah kembali ke rumah masing-masing. Pengecekan operasional Kereta Api Jarak Jauh juga dilakukan sepanjang lintas dari wilayah Manggarai menuju ke arah Bekasi.

“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Bobby, Minggu.

Dia mengapresiasi masyarakat yang memberikan dukungan serta doa melalui rangkaian bunga di area Stasiun Bekasi Timur. Dirut KAI juga mengunjungi Posko Informasi guna memastikan proses pendampingan keluarga tetap berjalan dengan lancar.

Perusahaan penyedia jasa transportasi ini melakukan pemantauan terhadap seluruh pelanggan secara berkala melalui sistem data KAI. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memastikan kebutuhan penanganan kesehatan para korban terpenuhi pada setiap kesempatan.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne.

Manajemen menyediakan sistem penggantian biaya pengobatan atau klaim asuransi bagi pelanggan yang sudah berobat secara mandiri sebelumnya. Berkas dokumen harus memuat data identitas resmi beserta rincian kuitansi asli yang berasal dari pihak rumah sakit.

“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” ujar Anne.

Layanan perjalanan Kereta Api Commuter Line lintas Jabodetabek mulai menunjukkan peningkatan tren ketepatan waktu yang sangat konsisten. Tercatat terdapat 32 perjalanan dari Pasar Senen serta 36 perjalanan dari Gambir yang tetap melayani rute Bekasi Timur.

Jumlah total volume pengguna rute Cikarang mencapai 574.644 orang sejak mulai beroperasi kembali pada 28 April 2026. Posko bantuan pada wilayah Bekasi Timur tersebut tetap akan terus beroperasi sampai tanggal 11 Mei 2026 mendatang.

“Kami memahami bahwa setiap perjalanan memiliki arti bagi setiap pelanggan. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi, memastikan layanan berjalan aman, dan menjaga keandalan operasional ke depan,” ujar Anne.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....