Kementrans Buka Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot Nasional 2026

  • 02 Mei 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka pendaftaran 1.400 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 di 52 kawasan transmigrasi.
  • TEP 2026 menjadi kelanjutan TEP 2025 dalam pengembangan sumber daya manusia unggul nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka pendaftaran 1.400 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 di 52 kawasan transmigrasi. Program tersebut menjadi kelanjutan TEP 2025 dalam pengembangan sumber daya manusia unggul nasional.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, TEP 2026 berfokus pada aksi langsung masyarakat. Program ini mencakup penelitian, pendampingan, hingga pembinaan masyarakat di kawasan transmigrasi nasional.

“Saya bersyukur kehadiran Tim Ekspedisi Patriot mengobati kerinduan masyarakat akan hadirnya negara dan pemerintah. Semoga ini berjalan lancar," kata Iftitah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan TEP 2026 tidak lagi berfokus pada pemetaan potensi ekonomi kawasan transmigrasi. Program kini diarahkan pada pemberdayaan dan pendampingan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 1 Mei 2026 melalui laman resmi Kementerian Transmigrasi. Peserta minimal lulusan sarjana dan berasal dari berbagai kalangan masyarakat serta perguruan tinggi.

“Kalau sebelumnya fokus riset dan pemetaan ekonomi, sekarang lebih banyak aksi nyata lapangan. Jadi memang akan semakin melihat kondisi di lapangannya seperti apa," ujarnya.

Iftitah menekankan, pemerintah akan menghadirkan pembangunan infrastruktur dasar sesuai kebutuhan masyarakat kawasan transmigrasi. Infrastruktur tersebut mencakup pembangunan jalan hingga penyediaan air bersih bagi warga.

Peserta TEP 2026 akan ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi prioritas nasional di seluruh Indonesia. Kawasan itu tersebar mulai Aceh, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku Utara, hingga Papua.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai mendukung kembali dilanjutkanya program TEP di 2026. TEP dinilai menjadi harapan baru dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat daerah.

"Kementerian Transmigrasi melakukan pendekatan baru di dalam transmigrasi di Papua. Pendekatan kolaborasi dengan perguruan tinggi, sehingga dapat memetakan potensi ekonomi wilayah, memetakan kelembagaan ekonomi yang kontekstual dengan Papua," ujar Velix.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....