Pemerintah Dorong Ekosistem Kerja Lebih Inklusif
- 02 Mei 2026 08:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi Nasional Disabilitas (KND) menyebut pemerintah terus mendorong terciptanya ekosistem kerja lebih inklusif. Yaitu dengan peluncuran program pusat talenta dan inovasi (talent and innovation hub).
“Program ini diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja. Termasuk penyandang disabilitas, dengan pemberi kerja,” kata Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND), Deka Kurniawan, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Jumat, 1 April 2026.
Ia menegaskan, isu buruh disabilitas tidak dapat dilihat secara sempit, melainkan harus dipahami dalam konteks yang lebih luas. Selama ini, penyandang disabilitas masih kerap diposisikan sebagai objek, bukan subjek yang memiliki hak setara.
“Masih ada stigma bahwa penyandang disabilitas itu identik dengan ketidakmampuan, dipandang sebagai objek belas kasihan (charity). Bahkan dianggap tidak berdaya, ini yang perlu diluruskan,” katanya.
Menurutnya, pendekatan terhadap disabilitas juga masih sering terjebak pada perspektif medis. Seperti anggapan bahwa seseorang harus ‘sehat jasmani dan rohani’ untuk bisa bekerja.
Dalam aspek pendidikan, ia menilai akses bagi penyandang disabilitas, seperti tunanetra, sudah mulai memadai. Selain itu, banyak penyandang disabilitas yang telah memiliki keterampilan khusus yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Mereka sebenarnya punya kemampuan misalnya di bidang teknologi informasi, banyak yang bisa bekerja di sektor formal, khususnya di posisi back office. Ini kembali lagi pada keterampilan yang dimiliki dan kesempatan yang dibuka,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....