Presiden Tegaskan Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan
- 30 Apr 2026 02:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto medorong peningkatan kurikulum pendidikan melalui penambahan pelajaran bahasa asing
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan
- Presiden Prabowo Subianto menekankan, pentingnya digitalisasi proses pembelajaran sekolah
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Selain melalui peningkatan infrastruktur, namun hal utama lainnya, yakni dengan peningkatan sarana-prasarana sekolah.
Salah satu langkah strateginya diungkapkan Kepala Negara, yakni dengan menerapkan teknologi digital terbarukan. Peningkatan sarana-prasarana sekolah dengan pemanfaatan teknologi ini, yakni dengan dihadirkan layar pintar (smart board) di setiap kelas.
"Semua sekolah yang sudah diperbaiki pun, harus kita tambah kualitasnya. Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart board, smart class," kata Presiden Prabowo, usai meninjau renovasi SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026.
Presiden menyatakan bahwa langkah digitalisasi ruang kelas ini, telah dilakukan pemerintah. Namun demikian ditekankan Kepala Negara, bahwa hal itu masih perlu mendapat penambahan digitalisasi sarana-prasarana.
Dengan adanya layar pintar itu diungkapkan Presiden Prabowo, akan mempercepat pembelajaran peserta didik di sekolah. Sebab dengan digitalisasi sarana-prasarana ruang kelas ini, maka pembelajaran akan lebih efektif.
"Sekarang baru satu (layar pintar) per sekolah, ada yang dua, tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia. Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software, kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi, bisa setiap saat diulangi pelajaran," ujar Kepala Negara.
Selain digitalisasi sarana-prasarana, dan perbaikan pembangunan sekolah, Kepala Negara juga mendorong peningkatan kurikulum pendidikan. Hal ini dijelaskan Presiden Prabowo, salah satunya dengan menambah pembelajaran bahasa asing bagi para pelajar generasi penerus bangsa.
"Guru-guru terbaik umpamanya bahasa inggris ya kita ambil native speaker dia bisa ngajar ke semua yang perlu. Kita mau tambah anak-anak sekolah kita, harus bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing mulai dari SD," imbuh Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....