Presiden Optimis Perbaikan 288.000 Sekolah se-Indonesia Rampung di Tahun 2028

  • 30 Apr 2026 01:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto optimis perbaikan 288.000 sekolah akan rampung di tahun 2028
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan, akan mempercepat pembangunan dan perbaikan sekolah se-Indonesia
  • Target pembangunan dan perbaikan sekolah se-Indonesia akan ditingkatkan tiap tahunnya

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pada tahun 2028, seluruh sekolah di Indonesia akan rampung diperbaiki. Hal itu disampaikan Kepala Negara, usai meninjau progres renovasi bangunan sekolah SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026

Pembangunan dan perbaikan sekolah di seluruh Indonesia ini, merupakan salah satu program prioritas yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo. Berdasarkan data yang dimiliki Kepala Negara, setidaknya terdapat 288.000 sekolah yang membutuhkan perbaikan dan pembangunan infrastruktur.

"Saya berharap semua sekolah akan selesai (diperbaiki) tahun 2028. Kita, kalau tidak salah punya 288.000 sekolah (target renovasi)," kata Presiden Prabowo dalam YouTube Sekretariat Presiden, dikutip di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Kepala Negara lebih lanjut menuturkan, bahwa program tersebut saat ini telah berjalan dan terus menunjukkan proses yang signifikan. Dimana dalam realisasi program itu, hingga saat ini pelaksanaan perbaikan dan pembangunan terus berjalan.

"Anggaran tahun lalu (untuk) 17.000 sekolah (renovasi), tahun ini 70.000 sekolah. Tahun depan target saya kalau bisa lebih dari 100.000," ujar Kepala Negara.

Bahkan Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah siap melakukan percepatan pembangunan dan perbaikan sekolah di seluruh Indonesia. Dengan percepatan ini Presiden meyakini, seluruh sekolah se-Indonesia akan rampung dilakukan perbaikan dan pembangunannya.

"Kalau tahun ini berarti 87.000 akan selesai akhir tahun, berarti kita masih punya 200.000 (sekolah). Kalau 100.000 di tahun 2027, 100.000 (sekolah) 2028, semua sekolah Indonesia sudah diperbaiki," imbuh Presiden.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....