Zulhas Temui UAS, Bahas Pangan dan Kebangsaan
- 30 Apr 2026 00:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Pangan Zulkifli Hasan temui Ustaz Abdul Somad di Pekanbaru
- Pertemuan bahas ketahanan pangan dan pesan kebangsaan
- Pangan disebut sebagai kebutuhan dasar dan bagian dari keadilan sosial
- Pemerintah dorong kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan ulama
- Peran ulama dinilai strategis dalam memperkuat persatuan dan kepedulian
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan bertemu dengan ulama nasional Ustaz Abdul Somad di Pekanbaru, Riau, Rabu 29 April 2026. Pertemuan ini membahas penguatan ketahanan pangan dan pesan kebangsaan.
Zulkifli Hasan mengatakan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi dan distribusi. Menurutnya, pangan menjadi kebutuhan dasar yang menentukan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai keberhasilan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan merupakan bagian dari keadilan sosial. Karena itu, penguatan sektor pangan menjadi prioritas pemerintah.
"Pangan tidak bisa lagi dilihat semata sebagai urusan produksi, distribusi, dan stabilisasi harga. Pangan adalah kebutuhan paling dasar rakyat. Karena itu, keberhasilan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan keadilan sosial," katanya.
Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh masyarakat. Peran ulama dinilai strategis dalam memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ustaz Abdul Somad dikenal sebagai pendakwah dengan pengaruh luas di masyarakat. Pesan yang disampaikan selama ini menekankan persatuan, akhlak, dan tanggung jawab sosial.
Zulkifli Hasan menyebut pembangunan pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Mulai dari pemerintah, petani, nelayan, pelaku usaha, hingga koperasi.
Ia menambahkan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjaga stabilitas pangan nasional. Langkah ini mencakup peningkatan produksi, distribusi, dan stabilisasi harga.
Provinsi Riau dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Wilayah ini memiliki potensi di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan masyarakat terhadap pembangunan pangan. Pemerintah mendorong kolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....