Pemerintah Percepat Pembangunan Puluhan Gedung Sekolah Rakyat

  • 29 Apr 2026 16:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah mempercepat pembangunan 93 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah mempercepat pembangunan 93 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan sebagai langkah memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Ia mengatakan sebagian besar gedung ditargetkan mulai berfungsi pada Juli 2026 dan menjadi tonggak peningkatan kapasitas penerimaan siswa secara nasional. Menurutnya, pembangunan infrastruktur permanen itu menjadi fondasi penguatan program prioritas pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berbasis asrama.

“Sudah ada 93 gedung Sekolah Rakyat dalam proses pembangunan. Sekitar 69 persen akan tuntas pada Juli untuk memulai pembelajaran, sementara sisanya ditargetkan segera fungsional,” kata Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan dalam acara Satu Tahun Perjalanan Program Sekolah Rakyat: Capaian Strategis dan Sinergi Keberlanjutan di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Saat ini, kata Gus Ipul, operasional Sekolah Rakyat masih ditopang 166 gedung sementara milik pemerintah pusat maupun daerah. Fasilitas tersebut tersebar di 34 provinsi dan telah menampung 15.820 siswa dari keluarga miskin ekstrem.

“Sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat masih memakai gedung pemerintah sementara. Gedung permanen terus kami percepat agar segera beroperasi penuh,” ucap Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, setiap gedung permanen nantinya dirancang menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Dengan tambahan fasilitas permanen itu, pemerintah menargetkan penerimaan 32.000 siswa baru tahun ini.

“Jika pembangunan berjalan sesuai target. Tahun 2026 ini jumlah siswa Sekolah Rakyat bisa menembus lebih dari 45.000 anak di seluruh Indonesia,” kata Gus Ipul menegaskan.

Menurut dia, ekspansi Sekolah Rakyat bukan sekadar menambah bangunan, melainkan membangun ekosistem pendidikan gratis yang holistik, lengkap dengan asrama, fasilitas belajar, dan pembinaan karakter selama 24 jam.

“Sekolah Rakyat kami siapkan melahirkan generasi unggul dari keluarga miskin. Pendidikan menjadi jalan utama memutus kemiskinan antargenerasi,” kata Gus Ipul menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....