LIPIA Jakarta Wisuda 2.998 Lulusan, Tekankan Moderasi dan Pengabdian
- 29 Apr 2026 14:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta mewisuda sebanyak 2.998 lulusan dari angkatan ke-50 hingga ke-53.
- Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al Amoudi, menilai LIPIA sebagai simbol keberhasilan kerja sama pendidikan antara Arab Saudi dan Indonesia.
- Sejak berdiri lebih dari 45 tahun lalu, LIPIA telah menjadi pusat pencerahan intelektual yang berperan dalam menyebarkan bahasa Arab serta meneguhkan nilai-nilai moderasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta mewisuda sebanyak 2.998 lulusan dari angkatan ke-50 hingga ke-53. Kegiatan ini berlangsung Selasa, 28 April 2026, malam di Jakarta.
Para lulusan diharapkan menjadi generasi unggul yang mampu berkontribusi dalam bidang keilmuan, dakwah, dan pelayanan kepada masyarakat. Kata Dekan LIPIA Jakarta, Waleed bin Abdullah Al Othman saat memberikan sambutan.
“Momen kelulusan ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa. Merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi saya berdiri di hadapan Anda spada hari yang berbahagia ini di mana kita merayakan sekelompok lulusan terbaik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian. “Kami berharap kalian menjadi warga yang percaya diri, berperan aktif dalam pembangunan, serta berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keilmuan,” kata Waleed.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab terhadap ilmu yang telah diperoleh. Serta, mendorong lulusan untuk terus belajar dan memperkuat nilai moderasi di tengah tantangan global.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al Amoudi, menilai LIPIA sebagai simbol keberhasilan kerja sama pendidikan antara Arab Saudi dan Indonesia. “Ma’had Ilmu-ilmu Islam dan Bahasa Arab di Indonesia tampil sebagai model nyata dan bukti keberhasilan upaya pendidikan Kerajaan Arab Saudi di luar wilayahnya,” ujarnya.

Menurutnya, sejak berdiri lebih dari 45 tahun lalu, LIPIA telah menjadi pusat pencerahan intelektual yang berperan dalam menyebarkan bahasa Arab serta meneguhkan nilai-nilai moderasi. Ia pun berpesan kepada para lulusan agar menjadi agen perubahan di masyarakat.
“Jadilah duta terbaik dari nilai-nilai luhur yang telah kalian pelajari, yang berlandaskan moderasi, kecintaan kepada kebaikan, amal saleh, dan memakmurkan bumi. Kalian adalah harapan masa depan, pilar kebangkitan, dan jembatan menuju masa depan yang cerah, insya Allah,” kata Dubes Faisal menambahkan.
Salah satu lulusan, Abdurrahman David Auzan dari jurusan Bahasa Arab, mengungkapkan rencananya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi. “Rencana ingin lanjut sampai jenjang paling tinggi, profesor. Saya juga ingin mengajar di sekolah-sekolah sekitar rumah,” ujarnya.
Mahasiswa yang berdomisili di Depok itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pendidikannya. “Terima kasih sudah memberikan kesempatan untuk belajar, juga kepada pemerintah Indonesia, pemerintah Arab Saudi dan terutama orang tua,” kata Abdurahman.
Adapun LIPIA Jakarta adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Riyadh, Arab Saudi. Terkenal sebagai kampus berkualitas dengan biaya pendidikan gratis, LIPIA fokus pada studi Syariah, bahasa Arab, dan Ekonomi Islam.
Saat ini LIPIA terdapat di Jakarta, Aceh, Surabaya dan Medan. LIPIA menjadi institusi strategis yang memperkuat hubungan pendidikan Islam antara Arab Saudi dan Indonesia, dengan fokus pada pengajaran bahasa Arab dan ilmu Syariah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....