Indonesia Belajar Pengentasan Kemiskinan Desa hingga Daerah 3T dari Tiongkok

  • 28 Apr 2026 15:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Indonesia
  • Tiongkok
  • Pengentasan Kemiskinan
  • Kementerian Transmigrasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memastikan akan terus berupaya dalam mengentaskan kemiskinan di desa hingga di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan fokus pada pembangunan Indonesia secara merata.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi panel penjajakan program pengentasan kemiskinan melalui peningkatan swasembada pangan dan penyediaan lapangan kerja. Menteri Iftitah menyebut, Indonesia belajar dari keberhasilan Tiongkok dalam mengentaskan kemiskinan untuk memastikan pembangunan masyarakat di daerah 3T.

"Jadi, Indonesia ingin memahami secara mendalam bagaimana pembangunan bisa menjangkau masyarakat di pinggiran, bukan hanya di pusat. Ada satu masalah, yakni kemiskinan, ini bukan sekadar soal ekonomi, tapi soal martabat," kata Menteri Iftitah di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa 28 April 2026.

Menteri Iftitah menilai, pendekatan Tiongkok dalam mengentaskan kemiskinan telah menunjukkan tata kelola yang baik dan kuatnya kemauan politik. Menurutnya, salah satu prinsip yang menjadi perhatian pengentasan kemiskinan untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah yang tertinggal.

"Tidak ada daerah mana pun yang tertinggal, Pemerintah menginginkan hal tersebut. Pembangunan tidak bisa hanya diukur dari gedung tinggi di kota besar, tapidesa-desa dan daerah perbatasan menjadi kemakmuran," ucapnya.

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto selama ini telah fokus pada pengentasan kemiskinan yang sudah terlihat nyata kerja nyatanya. Menurut Menteri Iftitah, kerja nyata tersebut salah satunya telah terlihat dari penurunan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia.

"Lebih dari 3,6 juta jiwa, kini turun menjadi sekitar 2,2 juta jiwa. Ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan kehidupan masyarakat yang semakin membaik," ujarnya.

Pemerintah terus mendorong berbagai program strategi, untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, salah satunya lewat program transmigrasi. Program transformasi diarahkan untuk menciptakan kawasan ekonomi baru berbasis potensi daerah, mulai dari pertanian, industri hingga pariwisata.

Pemerintah melalui Kementerian Transmigasi akan memfokuskan pembangunan 154 kawasan transmigrasi melalui lima program unggulan Kementrans yaitu 5 T. Program tersebut yakni Trans Tuntas, Trans Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusa, dan Trans Gotong Royong.

Ketua MPR, Ahmad Muzani menambahkan, perlunya Indonesia belajar dari Tiongkok dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, Presiden Tiongkok, Xi Jinping telah berhasil mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Tiongkok di tengah persaingan global.

"Presiden Xi Jinping mengelola 1,4 miliar penduduk, ekonomi, menstabilkan dan menenangkan mereka, memberi harapan dan optimisme mereka. Serta meyakinkan agar apa yang dipilih oleh Pemerintah Tiongkok adalah pilihan yang benar bagi masa depan Tiongkok," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong. Kemudian, hadir juga Presiden China International Communications Group, Chang Bo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....