Menaker Pertimbangkan Tambah Kuota Peserta Program Magang Nasional
- 28 Apr 2026 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berencana menambah kuota peserta program magang nasional dan pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan pemerintah berencana menambah jumlah peserta program magang nasional dan pelatihan vokasi. Hal itu disampaikannya saat melaporkan capaian program tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
“Kami mempertimbangkan penambahan kuota magang nasional karena animo masyarakat yang tinggi,” ujarnya, Senin 27 April 2026. Menurut Menaker, Presiden Presiden Prabowo merespons dengan baik perkembangan program magang nasional dan pelatihan vokasi tersebut.
Yassierli menambahkan progam magang nasional gelombang pertama telah selesai dengan peserta mencapai 14 ribu orang. Mereka telah mendapatkan sertifikasi secara gratis di balai-balai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), termasuk dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurut Menaker, dengan sertifikasi tersebut para peserta dianggap telah kompeten. Sehingga mereka diharapkan dapat melanjutkan karir di tempat magang atau perusahaan lainnya.
“Jadi peserta magang batch satu sekarang sedang menyiapkan diri untuk mendapatkan sertifikat BNSP,” ujarnya. Mengenai penambahan jumlah peserta, Yassierli menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga lainnya.
Sementara itu, program pelatihan vokasi gelombang pertama masih berjalan, diikuti 10.500 peserta yang merupakan lulusan SMA/SMK. “Jika magang nasional ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi, maka pelatihan vokasi merupakan program untuk lulusan SMA dan SMK,” ucapnya.
Menaker mengatakan pelatihan vokasi merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. “Ini untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja nasional, sekaligus mempercepat penciptaan lapangan kerja yang berkualitas,” ujarnya.
Yassierli menambahkan Kemenaker telah memiliki balai pelatihan di berbagai daerah untuk mendukung program-program tersebut. “Alhamdulillah Bapak Presiden mendukung program-program ini, yang akan menjadi salah satu prioritas kami tahun ini,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....