Menteri Imipas Dorong Lapas Jadi Sentra Pangan Produktif

  • 28 Apr 2026 09:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (MenImipas) Agus Andrianto mendorong Lapas menjadi pusat produk pangan unggulan sekaligus sentra bisnis mandiri berkelanjutan
  • Kementerian Imipas mempersiapkan warga binaan menjadi pelaku aktif pembangunan melalui pembinaan produktif, keterampilan kerja, dan kemandirian ekonomi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, meminta lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi pusat produk pangan unggulan. Menurut dia, warga binaan harus disiapkan menjadi pelaku aktif pembangunan melalui pembinaan produktif, keterampilan kerja, dan kemandirian ekonomi.

“Di balik tembok pemasyarakatan, tersimpan potensi besar yang harus dioptimalkan,” ujarnya, Senin 27 April 2026. Melalui pemberdayaan tersebut, lapas akan menjadi salah satu sentra bisnis mandiri berkelanjutan.

Menimipas menambahkan penguatan ketahanan pangan nasional telah diintegrasikan melalui program pembinaan produktif di lapas dan rumah tahanan. Ribuan warga binaan akan disiapkan menjadi tenaga kerja terampil untuk mengelola lahan produktif bernilai ekonomi.

“Kami memiliki ribuan tenaga kerja siap latih serta lahan-lahan yang siap digarap,” ujarnya. Sehingga diharapkan mereka akan menghasilkan produk pangan unggulan.

Selain itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memperluas dampak program pembinaan kepada keluarga warga binaan. Ini dilakukan melalui kolaborasi dengan perbankan dan dukungan internal pegawai.

Salah satunya dengan menyalurkan gerobak usaha dan modal tunai kepada keluarga warga binaan agar tetap berpenghasilan mandiri. “Program ini memperluas manfaat pembinaan, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga keluarganya,” ujar Agus.

Menimipas menegaskan transformasi pemasyarakatan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Melalui pendekatan tersebut, lapas diharapkan menjadi ruang pembinaan produktif untuk melahirkan individu trampil, mandiri, dan siap kembali berkontribusi bagi bangsa.

“Pemasyarakatan harus menjadi sentra bisnis mandiri yang berkelanjutan,” ujarnya. “Selain itu juga dapat memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....